Mengenal Fenomena Kodokushi

beautynesia.id
3 jam lalu
Cover Berita

Jepang dikenal sebagai negara yang maju dengan teknologi canggih dan masyarakat yang disiplin. Namun, di balik kemajuan tersebut, ada fenomena sosial yang cukup mengkhawatirkan, Beauties, yaitu kodokushi atau lonely death. 

Fenomena ini bukan sekadar tentang seseorang yang meninggal tanpa ditemani, tapi juga menggambarkan kesepian dan minimnya hubungan sosial yang dialami sebagian masyarakat Jepang. Bahkan, pada Januari hingga Juni 2025, lebih dari 40.000 orang dilaporkan meninggal sendirian di rumah mereka seperti yang dilansir dari Asia News.

Lantas, apa sebenarnya kodokushi dan faktor apa saja yang menyebabkan munculnya fenomena ini di Jepang? Yuk, simak selengkapnya di bawah ini! 

Meninggal Sendirian Tanpa Segera Diketahui

Kodokushi merupakan istilah dalam bahasa Jepang yang berarti meninggal dunia sendirian. Istilah ini merujuk pada kondisi ketika seseorang meninggal tanpa kehadiran orang lain dan jasadnya baru ditemukan setelah beberapa waktu, bahkan hingga berhari-hari atau berminggu-minggu.

Fenomena ini menjadi salah satu gambaran nyata dari masalah kesepian di Jepang. Seseorang bisa saja tinggal sendirian, jarang berinteraksi dengan tetangga, atau nggak memiliki keluarga dan teman yang rutin menghubunginya. Akibatnya, ketika orang tersebut meninggal, nggak ada yang segera menyadari kepergiannya.

(dmh/dmh)

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
MDLA dan WEGO Bentuk Perusahaan Patungan di Industri Hemodialisis
• 20 jam laluidxchannel.com
thumb
Bea Cukai Jabar sita 88,2 juta batang rokok ilegal hasil penindakan
• 16 jam laluantaranews.com
thumb
Hari Santri 2026, Prabowo Tekankan Peran Pesantren dalam Membangun Bangsa
• 4 jam laluokezone.com
thumb
Erik ten Hag Buka Suara Soal Penggunaan Data dan Pengalaman di Manchester United
• 2 jam lalukumparan.com
thumb
Jarak Pandang Hanya 15 Meter, Mobil Tabrak Bundaran Habaring Sampit
• 3 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.