Realisasi Belanja APBD DKI Baru 54,39 Persen, Pramono Ingatkan Penumpukan Akhir Tahun

idxchannel.com
2 jam lalu
Cover Berita

Agar tradisi mengerjakan sesuatu diakhir tahun bisa dihilangkan dalam budaya kerja Pemprov DKI Jakarta.

Realisasi Belanja APBD DKI Baru 54,39 Persen, Pramono Ingatkan  Penumpukan Akhir Tahun Jangan Jadi T

IDXChannel - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyampaikan realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Triwulan III Tahun 2026 di Balai Kota Jakarta. APBD DKI Jakarta 2026 kini menjadi Rp79,56 triliun, turun dari APBD murni 2026 sebesar Rp81,32 triliun.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan, pendapatan daerah hingga 30 September 2026 telah mencapai Rp44,98 triliun atau 62,95 persen dari target Rp71,45 triliun. Pendapatan tersebut sebagian besar bersumber dari perpajakan.

Baca Juga:
APBD DKI 2026 Ditargetkan Selesai Pertengahan November

"Hingga tanggal 30 September ini, triwulan 3, perkembangan realisasi kita untuk belanja daerah 40,40 triliun atau 54,39 persen dari pagu yang ditargetkan yaitu Rp74,29 triliun," kata Pramono, Kamis (21/10/2026).

Pramono melanjutkan, penerimaan pembiayaan daerah tercatat Rp6,46 triliun atau 64,43 persen dari target Rp9,88 triliun. Sementara pengeluaran pembiayaan mencapai Rp2,02 triliun atau 28,74 persen dari pagu Rp7,04 triliun.

Baca Juga:
APBD DKI Jakarta 2026 Capai Rp81,32 Triliun, Begini Rinciannya

Adapun mengenai realisasi belanja APBD yang masih 54,39 persen, Pramono secara khusus meminta organisasi perangkat daerah untuk segera menyelesaikan program kerja agar tidak menumpuk pada akhir tahun.

Baca Juga:
Pramono Siapkan Dana Cadangan Rp4,6 Triliun untuk Jaga APBD DKI Jakarta Tetap Sehat

Agar tradisi mengerjakan sesuatu diakhir tahun bisa dihilangkan dalam budaya kerja Pemprov DKI Jakarta.

"Karena ini selalu menjadi tradisi baik di pemerintah pusat maupun pemerintah daerah, semuanya ditumpuk di ujung tahun, apakah November, Desember, dan sebagainya," katanya.

Baca Juga:
DPRD Sahkan Perubahan APBD DKI Jakarta Jadi Rp79,56 Triliun

Dia juga menegaskan, sejak APBD murni ditetapkan, anak buahnya pun langsung diminta persiapan progam kerja juga telah disusun dengan matang. Tujuan agar eksekusinya bisa cepat dilakukan di lapangan.

"Dan biasanya di DKI Jakarta, sejak awal APBD diketok saya sudah menyampaikan untuk dilakukan persiapan lebih awal sehingga tidak menumpuk di ujung," katanya.

(Nur Ichsan Yuniarto)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Airlangga Harap Project NUSA Buka Lapangan Kerja Baru Berbasis AI
• 21 jam lalukumparan.com
thumb
Cerita Ngeri Sheila Marcia Pasca Operasi Payudara, Pakai Selang saat Nge-DJ untuk Keluarkan Cairan
• 22 jam lalugrid.id
thumb
Kata Menpora Erick Thohir usai Kontingen Indonesia Berhasil Lampaui Target Medali Emas di Asian Para Games 2026
• 21 jam lalutvonenews.com
thumb
Gischa dan Handayani, srikandi di balik emas boccia Indonesia
• 14 jam laluantaranews.com
thumb
CIMB Bantah Rencana Privatisasi Saham CIMB Niaga (BNGA)
• 4 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.