Veda Ega Pratama Hadapi Ujian Berat di Moto3 Australia, Bos Honda Team Asia Soroti Cuaca

kompas.tv
5 jam lalu
Cover Berita
Veda Ega Pratama bersiap memasuki lintasan bersama Honda Team Asia pada rangkaian Moto3 GP Indonesia 2026 di Sirkuit Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat. (Sumber: Honda Team Asia)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Pembalap Indonesia Veda Ega Pratama menghadapi tantangan baru pada Moto3 Australia 2026. Setelah finis keenam di GP Indonesia, Veda akan menjalani debut di Sirkuit Phillip Island yang dikenal memiliki karakter lintasan cepat dan kondisi cuaca sulit diprediksi.

Manajer Honda Team Asia, Hiroshi Aoyama, mengingatkan Phillip Island menuntut kemampuan adaptasi tinggi dari para pembalap. Sebab, perubahan cuaca dapat memengaruhi kondisi lintasan dan persiapan motor.

Veda dan rekan setimnya, Zen Mitani, akan menjalani pengalaman pertama di Phillip Island dalam kejuaraan dunia. Keduanya dituntut memahami karakter sirkuit dengan cepat agar bisa membangun kecepatan sejak sesi latihan pertama.

"Untuk Veda dan Zen, ini akan menjadi kali pertama mereka berkendara di Phillip Island. Kami tahu mereka akan memiliki banyak hal untuk dipelajari sejak sesi pertama," kata Aoyama dalam rilis Honda Team Asia menjelang GP Australia, Kamis (22/10/2026).

Baca Juga: Veda Ega Pratama Pede Usai Finis Keenam, Bidik Hasil Terbaik di Moto3 Australia 2026

Aoyama berharap kedua pembalapnya dapat melanjutkan perkembangan positif setelah menjalani dua seri beruntun di Jepang dan Indonesia.

Cuaca Phillip Island Jadi Tantangan Veda Ega Pratama

Salah satu tantangan utama di Moto3 Australia 2026 adalah kondisi cuaca di Phillip Island.

Menurut Aoyama, Phillip Island merupakan salah satu sirkuit paling selatan dalam kalender balap. Kondisi tersebut membuat suhu cenderung lebih dingin, sementara perubahan cuaca bisa terjadi dalam waktu singkat.

"Cuacanya bisa berubah drastis dari satu hari ke hari berikutnya, bahkan antara pagi dan sore," ujar Aoyama.

Perubahan tersebut menjadi perhatian penting bagi Honda Team Asia. Pembalap dan tim harus mampu menyesuaikan diri dengan kondisi lintasan agar dapat menemukan setelan motor yang tepat.

Kemampuan beradaptasi Veda sejak sesi awal akan menjadi faktor penting. Selain mempelajari karakter sirkuit, pembalap bernomor motor 9 itu juga perlu memahami bagaimana perubahan kondisi lintasan memengaruhi performa motor dan ban.

Baca Juga: Veda Ega Pratama Gagal Podium di Mandalika, Ini Kata Bos Honda Team Asia

Karakter Phillip Island Menuntut Konsentrasi Tinggi

Selain cuaca, karakter lintasan Phillip Island juga menjadi tantangan tersendiri bagi para pembalap Moto3.

Sirkuit di Australia tersebut memiliki banyak tikungan berkecepatan tinggi dengan layout yang mengalir. Karakter ini menuntut kesiapan fisik dan mental, sekaligus memberikan tekanan terhadap ban dan mesin motor.

Aoyama menilai kemampuan pembalap dalam menyesuaikan diri dengan karakter lintasan dapat memberikan perbedaan signifikan terhadap hasil balapan.

"Lintasan ini sangat cepat dan mengalir, dengan banyak tikungan berkecepatan tinggi. Hal itu membuatnya menuntut secara fisik dan mental bagi para pembalap," kata Aoyama.

Ia menambahkan, menemukan setelan motor dan kenyamanan berkendara yang tepat bukan perkara mudah di Phillip Island.

Karena itu, Honda Team Asia akan membantu Veda dan Mitani membangun kepercayaan diri secara bertahap, memahami karakter lintasan, serta menyesuaikan diri dengan kondisi yang ada.

Baca Juga: Veda Ega Pratama Ungkap Sulitnya Kejar Pembalap Depan di Moto3 Mandalika

Veda Ega Pratama Bermodal Hasil Positif di Mandalika

Veda datang ke Australia dengan modal positif setelah finis di posisi keenam pada Moto3 GP Indonesia di Sirkuit Mandalika, Minggu (11/10/2026).

Dalam balapan kandangnya tersebut, Veda terlibat persaingan ketat di barisan depan dan menunjukkan kemampuan bersaing dengan para pembalap terdepan.

Hasil itu menjadi tambahan kepercayaan diri bagi Veda untuk menghadapi fase akhir musim Moto3 2026.

Honda Team Asia pun ingin mempertahankan momentum tersebut di Phillip Island. Aoyama berharap kedua pembalapnya dapat menunjukkan potensi terbaik meskipun harus menghadapi sirkuit yang belum pernah mereka jajal dalam kejuaraan dunia.

"Kami ingin membawa momentum positif yang terlihat di Indonesia ke Australia dan membantu kedua pembalap menunjukkan potensi mereka," ujar Aoyama.

GP Australia juga memiliki nilai historis tersendiri karena Phillip Island dijadwalkan menjadi tuan rumah Grand Prix untuk terakhir kalinya sebelum penyelenggaraan berpindah ke Adelaide pada 2027. 

Baca Juga: Moto3 2026: Veda Ega Pratama Lampaui Rekor Poin Debut Ai Ogura

Download KompasTV Apps di TV kamu, sekarang juga di https://app.kompas.tv/. Satu apps untuk semua Video Premium, Breaking News, dan Live Streaming 24/7 dari Kompas Gramedia.

Penulis : Rizky L Pratama Editor : Tito-Dirhantoro

Sumber : Kompas TV

Tag
  • Veda Ega Pratama
  • Moto3 Australia 2026
  • Phillip Island
  • Honda Team Asia
  • Hiroshi Aoyama
  • Moto3 2026
Selengkapnya


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Bidik Kemenangan saat Hadapi PSIM Yogyakarta, Isenmulang FC Kembali Harapkan Gol Kenji Nishioka
• 47 menit lalubola.com
thumb
Kasatgas PRR Minta Gubernur Sumbar Akselerasi Lahan Huntap di Agam & Padang
• 3 jam lalukumparan.com
thumb
Rupiah pada Kamis pagi melemah jadi Rp18.033 per dolar AS
• 8 jam laluantaranews.com
thumb
Persija Disanksi Enam Laga Tanpa Suporter Tandang
• 21 jam lalucelebesmedia.id
thumb
CFD Sudirman-Thamrin ditiadakan, Jaksel adakan di Jalan Iskandar Muda
• 8 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.