Komnas Anak Soroti Konflik Sarwendah dan Ruben Onsu, Khawatir Berdampak pada Anak: Luka Batin

grid.id
1 jam lalu
Cover Berita

Grid.ID - Baru-baru ini, Komnas Anak menyoroti konflik Sarwendah dan Ruben Onsu yang tak kunjung usai. Pihaknya khawatir dengan dampak yang mungkin terjadi pada anak-anak.

Komnas Anak pun telah berupaya untuk mendamaikan konflik Sarwendah dan Ruben Onsu. Pihaknya juga telah memanggil sang presenter untuk membicarakan permasalahan ini.

Akan tetapi, dikutip dari Grid.ID pada Kamis (23/10/2026), Ruben Onsu diketahui tidak menghadiri undangan mediasi dari Komnas Anak tersebut. Agustinus Sirait, selaku ketua Komnas Anak menyebut bahwa pihaknya telah mengirimkan dua surat panggilan.

"Kami mungkin akan catat bahwa pihak RO tidak bersedia hadir, walaupun ini kami baru kirimkan panggilan kedua," ujarnya.

Kendati demikian, pihak Komnas Anak mengatakan bahwa pihaknya akan tetap mengirimkan panggilan ketiga. Meskipun, presenter kondang itu tidak menghadiri dua panggilan sebelumnya.

"Kami tetap ingin merendahkan diri, kami tetap akan mengirimkan surat panggilan ketiga kami kepada Bapak RO," lanjutnya.

Agustinus berharap agar Ruben Onsu mau menyelesaikan masalah ini sesegera mungkin. Dirinya berharap kedua belah pihak bisa duduk bersama dan menemukan tiitk terang.

"Kalaulah ini dilakukan sejak awal, tentu enggak akan terjadi seperti serumit ini. Saya bilang duduk bersama, ini bisa selesai," terangnya.

Bahkan, dikutip dari TribunSeleb pada Kamis (23/10/2026), Agustinus menyampaikan bahwa pihaknya menduga bahwa konflik Sarwendah dan Ruben Onsu berdampak pada anak-anak. Terlebih, masalah ini sudah berlarut-laruh sejak lama.

"Kami melihat dari sisi ini ya, karena kami sebagai lembaga perlindungan anak, ada anak yang kami duga sudah mengalami tekanan psikis," ujarnya.

Agustinus mengatakan bahwa orang tua adalah sosok guru pertama untuk anak. Seharusnya, sikap orang tua dapat ditiru oleh anak-anak mereka.

 

"Orang tua adalah guru pertama dan terutama bagi anak," jelasnya.

"Esensinya guru itu adalah sosok yang layak untuk patut ditiru," sambung dia.

Komnas Anak soroti konflik Sarwendah dan Ruben Onsu yang berlarut-larut. Pihaknya menilai bahwa masalah ini bisa berdampak untuk anak-anak hingga mereka dewasa.

"Kalau ini terus terjadi, dia akan bawa luka batinnya sampai mereka dewasa, menikah," terangnya.

Pihak Komnas Anak meminta agar kedua belah pihak untuk segera menyelesaikan konflik ini. Selain itu, Agustinus meminta baik Sarwendah atau Ruben untuk tidak saling menyudutkan.

"Tolong hentikan dari sekarang untuk membela salah satu pihak karena ada anak-anak yang harus kita perhatikan," terang Agustinus.

Sedangkan, di dalam konflik Sarwendah dan Ruben Onsu yang telah bergulir lama, Komnas Anak mengaku pihaknya telah mengantongi hasil asesmen psikologi anak-anak mereka. Pihak Komnas Anak telah melibatkan ahli psikologi dalam asesmen ini.

Agustinus mengatakan bahwa hasil dari asesmen itu telah keluar. Komnas Anak juga menegaskan bahwa pihaknya tidak meminta biaya untuk asesmen tersebut.

"Dan terbukti, kami sudah menyimpan hasil asesmen anaknya," terangnya.

"Kami bawa tenaga ahli psikolog dan sekali lagi, kami tidak minta, kami menggratiskan biaya asesmennya," terangnya.

Hingga kini, konflik Sarwendah dan Ruben Onsu pun masih belum mereka. Kedua belah pihak justru saling menyudutkan. (*)

 

 

Artikel Asli


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Prabowo Menyatakan Tidak Takut sama MSCI
• 8 jam lalujpnn.com
thumb
Menkop Akan Rapat Bareng Menkeu Soal Gaji PNS Dibayar Lewat Kopdes
• 12 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Kronologi KMP Batumandi Terbakar Saat Hendak Bersandar di Pelabuhan Merak | BERITA UTAMA
• 18 jam lalukompas.tv
thumb
Prabowo Sebut Penyelundupan Tikam Bangsa Sendiri, dari Narkotika hingga BBM Subsidi
• 23 jam laluokezone.com
thumb
Pemkab Wonosobo Tetapkan Tanggap Darurat Imbas 300 Ha Hutan Gn Sumbing Terbakar
• 22 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.