JAKARTA, KOMPAS.TV - Ketua DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Faldo Maldini berbicara mengenai langkah Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, yang memilih jalur pengadilan untuk menyelesaikan polemik tuduhan ijazah palsu.
Mulanya Faldo mengaku setuju, jika polemik mengenai keaslian ijazah Jokowi sudah bergulir terlalu lama. Namun, dia mengingatkan kembali bahwa sejatinya pihak kepolisian telah memberikan kejelasan sejak awal mula kasus ini mencuat.
"Saya setuju isu ini sudah panjang, panjang banget, bahkan sejak awal ya, Mei 2025 seingat saya Bareskrim itu sudah menyatakan ijazah beliau itu identik lo dengan pembandingnya," kata Faldo dalam dialog Sapa Indonesia Pagi KompasTV, Kamis (22/10/2026).
Baca Juga: Jokowi Tuduh Ada Operasi Politik di Balik Isu Ijazah, PDIP: Beritahu Saja, Beliau Bukan Pihak Lemah
Meski begitu, menurutnya, polemik tersebut terus-menerus dipanjangkan oleh pihak-pihak tertentu melalui babak-babak baru.
"Tapi setiap kali satu kejadian selesai, satu babak selesai, saya sama mas Seno (Juru Bicara PDIP) sering bangetlah ngomong ini sama teman-teman PDIP juga, selalu ada babak-babak baru gitu lo," ucapnya.
"Dan yang memperpanjang cerita itu kan bukan orang yang nunggu putusan, nah tapi mereka yang menunggu episode sidang lanjutannya."
Dia pun lantas mengibaratkan kasus ini seperti seseorang yang dituduh memiliki sertifikat rumah palsu. Menurutnya, langkah terbaik untuk membuktikan kebenaran adalah membawanya ke lembaga hukum resmi, dalam hal ini pengadilan.
"Jadi kami kira, bayangin aja deh, saya punya rumah terus dibilang sertifikat rumah saya palsu, saya pilihnya nunjukin di pos ronda atau saya ke pengadilan yang punya hakim, punya sumpah? Pasti semua orang pilih pengadilan," kata Faldo.
Melalui analogi tersebut, Faldo menekankan bahwa langkah yang diambil Jokowi untuk menghadapi tuduhan di meja hijau merupakan tindakan yang sudah tepat.
"Nah itulah yang sedang dilakukan pak Jokowi, di mana yang namanya bukti itu diuji bukan dipamerkan," ucapnya.
"Dan saya kira PDIP paling tahulah soal ini, soal Pak Jokowi, Mas Gibran, menemani beliau bertahun-tahun, berkali-kali proses elektoral, verifikasi KPU ada PDIP."
Sebagaimana diketahui, kasus ijazah Jokowi saat ini tengah bergulir di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, dengan terdakwa Roy Suryo dan Tifauzia Tyassuma atau Dokter Tifa.
Meski begitu, Tifa dan Roy Suryo menjalani proses hukum melalui persidangan terpisah dengan nomor perkara berbeda.
Baca Juga: Kuasa Hukum Dokter Tifa Sebut JPU Tak Berencana Hadirkan Jokowi, Bakal Lapor ke Komisi Kejaksaan
Download KompasTV Apps di TV kamu, sekarang juga di https://app.kompas.tv/. Satu apps untuk semua Video Premium, Breaking News, dan Live Streaming 24/7 dari Kompas Gramedia.
Penulis : Isnaya Helmi Editor : Desy-Afrianti
Sumber : Kompas TV
- jokowi
- psi
- polemik ijazah jokowi
- pengadilan
- polemik ijazah
- faldo maldini





