Jokowi Pilih Jalur Pengadilan terkait Polemik Ijazah, PSI: Bukti Itu Diuji Bukan Dipamerkan

kompas.tv
1 jam lalu
Cover Berita
Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) dalam acara Rapat Koordinasi DPD kota Bandung, Sabtu (26/9/2026). Ketua DPP PSI, Faldo Maldini membela langkah Jokowi yang memilih jalur pengadilan untuk menyelesaikan polemik tuduhan ijazah palsu. (Sumber: KompasTV.)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Ketua DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Faldo Maldini berbicara mengenai langkah Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, yang memilih jalur pengadilan untuk menyelesaikan polemik tuduhan ijazah palsu.

Mulanya Faldo mengaku setuju, jika polemik mengenai keaslian ijazah Jokowi sudah bergulir terlalu lama. Namun, dia mengingatkan kembali bahwa sejatinya pihak kepolisian telah memberikan kejelasan sejak awal mula kasus ini mencuat.

"Saya setuju isu ini sudah panjang, panjang banget, bahkan sejak awal ya, Mei 2025 seingat saya Bareskrim itu sudah menyatakan ijazah beliau itu identik lo dengan pembandingnya," kata Faldo dalam dialog Sapa Indonesia Pagi KompasTV, Kamis (22/10/2026).

Baca Juga: Jokowi Tuduh Ada Operasi Politik di Balik Isu Ijazah, PDIP: Beritahu Saja, Beliau Bukan Pihak Lemah

Meski begitu, menurutnya, polemik tersebut terus-menerus dipanjangkan oleh pihak-pihak tertentu melalui babak-babak baru.

"Tapi setiap kali satu kejadian selesai, satu babak selesai, saya sama mas Seno (Juru Bicara PDIP) sering bangetlah ngomong ini sama teman-teman PDIP juga, selalu ada babak-babak baru gitu lo," ucapnya.

"Dan yang memperpanjang cerita itu kan bukan orang yang nunggu putusan, nah tapi mereka yang menunggu episode sidang lanjutannya."

Dia pun lantas mengibaratkan kasus ini seperti seseorang yang dituduh memiliki sertifikat rumah palsu. Menurutnya, langkah terbaik untuk membuktikan kebenaran adalah membawanya ke lembaga hukum resmi, dalam hal ini pengadilan.

"Jadi kami kira, bayangin aja deh, saya punya rumah terus dibilang sertifikat rumah saya palsu, saya pilihnya nunjukin di pos ronda atau saya ke pengadilan yang punya hakim, punya sumpah? Pasti semua orang pilih pengadilan," kata Faldo.

Melalui analogi tersebut, Faldo menekankan bahwa langkah yang diambil Jokowi untuk menghadapi tuduhan di meja hijau merupakan tindakan yang sudah tepat.

"Nah itulah yang sedang dilakukan pak Jokowi, di mana yang namanya bukti itu diuji bukan dipamerkan," ucapnya.

"Dan saya kira PDIP paling tahulah soal ini, soal Pak Jokowi, Mas Gibran, menemani beliau bertahun-tahun, berkali-kali proses elektoral, verifikasi KPU ada PDIP."

Sebagaimana diketahui, kasus ijazah Jokowi saat ini tengah bergulir di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, dengan terdakwa Roy Suryo dan Tifauzia Tyassuma atau Dokter Tifa.

Meski begitu, Tifa dan Roy Suryo menjalani proses hukum melalui persidangan terpisah dengan nomor perkara berbeda.

Baca Juga: Kuasa Hukum Dokter Tifa Sebut JPU Tak Berencana Hadirkan Jokowi, Bakal Lapor ke Komisi Kejaksaan

Download KompasTV Apps di TV kamu, sekarang juga di https://app.kompas.tv/. Satu apps untuk semua Video Premium, Breaking News, dan Live Streaming 24/7 dari Kompas Gramedia.

Penulis : Isnaya Helmi Editor : Desy-Afrianti

Sumber : Kompas TV

Tag
  • jokowi
  • psi
  • polemik ijazah jokowi
  • pengadilan
  • polemik ijazah
  • faldo maldini
Selengkapnya


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
34 Tahun Perjuangan Ponpes Assalam, Cetak Santri Berprestasi Dunia dari Pedalaman Kutai Barat
• 53 menit lalutvonenews.com
thumb
Kerusuhan di Prancis Menyebar ke Negara Eropa Lainnya, Italia Dilanda Kekacauan, 500 Tentara Dikerahkan ke Milan untuk Menjaga Keamanan 
• 6 jam laluerabaru.net
thumb
Yusril Dukung Revisi UU Tipikor, Sebut Korupsi Bukan Kejahatan Luar Biasa
• 1 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Presiden Prabowo: Kita Berada Dalam Kondisi Harus Survival
• 19 jam lalujpnn.com
thumb
Bupati Nonaktif Pati Sudewo Divonis 8,5 Tahun Penjara dan Bayar Uang Pengganti Rp3,5 Miliar | BERUT
• 19 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.