Surabaya: Polda Jawa Timur meluncurkan Program Polisi Jogo Sekolah, untuk memperkuat perlindungan terhadap pelajar dari ancaman perundungan, tawuran, hingga penyalahgunaan narkoba.
Melalui program ini, polisi menjadi mitra dan pendamping pelajar, dengan mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis.
Baca Juga :
Siswa SMP di Gowa Jadi Korban Perundungan, Mata Luka SeriusKapolda Jatim Irjen Dekananto Eko Purwono menegaskan, perlindungan terhadap generasi muda merupakan tanggung jawab bersama. Terlebih, para pelajar akan menjadi bagian penting dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045.
Baca Juga :
Pelaku Bullying Anak Down Syndrome di Surabaya Dibina 6 Bulan di Rumah PerubahanPolda Jatim juga akan memetakan sekolah-sekolah yang memerlukan penguatan pencegahan. Pendampingan akan dilakukan lebih intensif di lingkungan yang dinilai memiliki potensi gangguan, termasuk perundungan dan tawuran.
Baca Juga :
Kapal MT Global 168 Bawa Satu Ton Ketamin Disergap, 8 Orang DitangkapPolisi Jogo Sekolah juga direncanakan diterapkan secara serentak di seluruh polres jajaran Polda Jatim. Efektivitasnya akan dievaluasi secara berkala, agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh para pelajar dan lingkungan pendidikan.
Melalui kolaborasi antara kepolisian, sekolah, dan keluarga, program Polisi Jogo Sekolah diharapkan mampu membangun lingkungan pendidikan yang aman, sehingga para pelajar dapat belajar dan berkembang tanpa rasa takut.




