Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto menekankan pentingnya pemerintah daerah (Pemda) membangun ekosistem ekonomi berbasis potensi wilayah. Upaya tersebut perlu dilakukan dengan menghubungkan kegiatan produksi, pengolahan, dan pemasaran agar potensi daerah menghasilkan nilai tambah bagi perekonomian masyarakat.
Bima mengatakan, pertumbuhan ekonomi nasional merupakan akumulasi dari kinerja ekonomi daerah. Karena itu, kepala daerah perlu mengenali keunggulan wilayah masing-masing dan merumuskan strategi pengembangan ekonomi sesuai karakteristik daerah.
"Kalau kepala daerah tidak bisa mengidentifikasi pertumbuhan ekonomi, tidak bisa membangun ekosistem untuk pertumbuhan ekonomi, then we are finished," ujar Bima dalam acara Wealth Wisdom di Pacific Place, Jakarta, Kamis (22/10/2026).
Ia mengingatkan agar Pemda tidak sekadar mengikuti tren atau menerapkan program yang berhasil di daerah lain tanpa menyesuaikannya dengan kondisi setempat. Strategi pengembangan ekonomi perlu bertumpu pada potensi dan kebutuhan masing-masing daerah agar memberikan dampak nyata bagi perekonomian lokal.
Bima mencontohkan Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Sulawesi Selatan, yang mengembangkan komoditas porang melalui pendekatan dari hulu hingga hilir. Menurutnya, hilirisasi penting agar potensi daerah tidak berhenti pada produksi, tetapi juga menghasilkan nilai tambah dan memperluas akses pasar.
Untuk mendukung pengembangan sektor unggulan, Bima mendorong kepala daerah membangun kolaborasi dengan akademisi, pelaku usaha, perbankan, dan komunitas. Sinergi tersebut diperlukan untuk mengidentifikasi peluang ekonomi serta merumuskan strategi yang sesuai dengan potensi wilayah.
"Kepala daerah itu harus membangun kolaborasi, at least membangun kolaborasi dan kokreasi dengan para ekonom yang bisa mengidentifikasi bagaimana membangun ekosistem di daerah," kata Bima.
Bima juga menekankan pentingnya evaluasi terhadap pelaksanaan program pembangunan agar Pemda tidak terjebak dalam pola kerja rutin atau business as usual. Evaluasi tersebut diperlukan untuk mengidentifikasi hal-hal yang perlu diperbaiki sekaligus mendorong inovasi dalam mengembangkan ekonomi daerah.
Melalui penguatan ekosistem ekonomi berbasis potensi wilayah, Bima berharap pemerintah daerah dapat mengembangkan sektor unggulan secara berkelanjutan sehingga manfaatnya dirasakan oleh masyarakat.





