Tindak Lanjut Sikap PKS Soal Ijazah Gibran: Menunggu Hasil Komunikasi ke Partai Lain

jpnn.com
1 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, JAKARTA - Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera menyebut partainya sedang menjalin komunikasi dengan parpol lain membahas polemik ijazah Wapres RI Gibran Rakabuming Raka. 

Namun, kata dia, komunikasi PKS ke partai lain belum membuahkan hasil soal tindak lanjut terhadap persoalan ijazah Gibran.

BACA JUGA: Pemilih Demokrat dan PKS Paling Tak Percaya Prabowo-Gibran

"Posisi sekarang kami sedang berkomunikasi dengan beberapa partai. Mudah-mudahan ada hasilnya dalam waktu dekat," kata dia menjawab awak media di Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Kamis (22/10).

PKS, kata dia, mempertimbangkan sejumlah langkah menindaklanjuti polemik ijazah Gibran di DPR. Misalnya, penggunaan hak angket yang membutuhkan tandatangan minimal 25 legislator.

BACA JUGA: Ijazah Gate Gibran, Presiden PKS: Banyak yang Datang ke Kami Minta Diproses di DPR

Namun, kata dia, opsi yang ditempuh PKS bergantung dari hasil komunikasi lintas partai di DPR terkait ijazah Gibran.

"Tentu opsinya ada banyak, ya. Nah, kami lihat hasil dari komunikasi, baru PKS akan menyatakan sikap," ucapnya.

BACA JUGA: Refleksi 2 Tahun Prabowo-Gibran, PKS Harap Tak Ada Kasus Keracunan di Program MBG

Dia melanjutkan PKS hingga kini menerima banyak aspirasi dari publik agar partai berkelir putih dan oranye menindaklanjuti putusan MK terkait ijazah Gibran.

"Banyak sekali elemen yang mengangkat masalah ini, karena mereka menilai keputusan MK punya landasan-landasan hukum yang kuat, sehingga masalah yuridis selesai, sekarang masalah politis," katanya.

Adapun, polemik ijazah Gibran mencuat setelah MK membuat putusan terhadap perkara Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) nomor 01/PHPU.PRES-XXIV/2026 terkait ijazah Gibran.

Mardani mengatakan PKS sebagaimana arahan Presiden dan Sekjen partai, yakni Almuzzammil Yusuf (AMY) dan Muhammad Kholid sudah menentukan arah agar parpol menindaklanjuti polemik ijazah Gibran. 

"Tentu satu per satu yang sekarang ini kami coba komunikasi politik terlebih dahulu, karena bagaimana pun keputusan MK tidak bisa dianggap angin lalu," kata dia. (ast/jpnn)

Video Terpopuler Hari ini:

BACA ARTIKEL LAINNYA... Sentil Jokowi Soal Ijazah, Komarudin: Tak Perlu Sandiwara Terlalu Panjang!


Redaktur : Elfany Kurniawan
Reporter : Aristo Setiawan


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Menkomdigi Buka Suara soal Isu Pembatasan Konten Karhutla di Media Sosial, Tegaskan Tidak Ada Permintaan Penurunan Konten
• 6 jam lalutvonenews.com
thumb
6 Fakta Polisi Tembak Polisi di Pondok Cabe: Motif hingga Kemungkinan Keterlibatan Pihak Lain
• 11 jam lalukompas.tv
thumb
Sidang Dokter Tifa Memanas, Kuasa Hukum Protes Pembatasan Waktu Tanya Saksi Dian Sandi
• 11 jam laluokezone.com
thumb
Dua Prajurit TNI Diduga Terlibat Korupsi Dana BNPB, Begini Respons Mabes TNI
• 11 jam laluviva.co.id
thumb
Jokowi Wajib Hadir di Sidang Dokter Tifa, Jika Mangkir Jaksa Akan Lakukan Ini
• 5 jam laluwartaekonomi.co.id
Berhasil disimpan.