Houthi Bombardir Bandara Arab Saudi, DPR Usul Pemberangkatan Jemaah Umrah RI Ditunda

okezone.com
9 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA – Anggota Komisi I DPR RI Syamsu Rizal mengusulkan agar pemerintah menghentikan sementara (moratorium) pemberangkatan jemaah umrah ke Arab Saudi. Langkah ini didesak menyusul serangan kelompok Houthi yang menargetkan Bandara Internasional King Fahd di Dammam dan berdampak pada keselamatan warga sipil serta jemaah Indonesia, Kamis (22/10/2026).

Menurutnya, situasi keamanan yang belum kondusif perlu menjadi perhatian serius pemerintah, terutama menyangkut keselamatan jemaah umrah Indonesia yang sedang berada di Arab Saudi maupun mereka yang dijadwalkan berangkat dalam waktu dekat.

“Keselamatan jemaah harus menjadi prioritas utama. Kami prihatin dengan serangan yang menimbulkan korban jiwa dan luka-luka. Situasi seperti ini juga berdampak pada perjalanan jemaah umrah, termasuk jemaah Indonesia yang tertahan di Arab Saudi,” katanya, Kamis (22/10/2026).

Baca Juga :
Bandara Dammam Diserang, Kemlu Pastikan Jemaah Umrah dan WNI di Arab Saudi Aman

Syamsu merujuk pada laporan serangan terbaru yang disebut menargetkan Bandara Internasional King Fahd di Dammam, Arab Saudi, pada Rabu (21/10/2026) malam. Serangan tersebut dilaporkan menewaskan dua orang dan melukai delapan lainnya.

Disampaikan Syamsu, kondisi keamanan tersebut harus menjadi pertimbangan utama dalam menentukan kebijakan pemberangkatan jemaah umrah. Ia mengusulkan agar pemerintah menghentikan sementara pemberangkatan jemaah hingga situasi benar-benar kondusif dan perjalanan dapat dilakukan dengan aman.

“Saya mengusulkan pemerintah melakukan kajian mendalam terhadap situasi. Tentu berkoordinasi dengan Kemenlu dan Atase Pertahanan RI di Jeddah dan Riyadh. Termasuk kemungkinan pemindahan jalur penerbangan yang aman, bahkan moratorium terbatas atau menghentikan sementara pemberangkatan jemaah umrah ke Arab Saudi sampai situasinya kondusif,” ujar legislator PKB itu.

Baca Juga :
Saudi Dibombardir Houthi, Wamenhaj Pastikan Kondisi Jamaah Umrah RI Aman

“Jangan sampai kita memaksakan keberangkatan ketika kondisi keamanan masih membahayakan keselamatan jemaah,” tegasnya.

Pria yang akrab disapa Deng Ical ini mengungkapkan, dirinya menerima banyak keluhan dari jemaah umrah dan penyelenggara perjalanan ibadah umrah atau biro travel yang menghadapi situasi sulit. Di satu sisi, para jemaah telah mendaftar dan jadwal keberangkatan mereka sudah dekat. Di sisi lain, penyelenggara harus mempertimbangkan risiko keamanan yang dapat mengancam keselamatan jemaah.

 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Menkum Sebut Usulan Luhut Ubah Definisi Korupsi Masih Wacana
• 21 jam laludisway.id
thumb
Pemerintah Siapkan Rp1,28 Triliun untuk Program Satu Orang Satu Rekening
• 10 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
BMKG Catat Terjadi Penurunan Titik Api di Tanah Papua, dari 3.487 Jadi 628
• 6 jam lalukompas.tv
thumb
IHSG Dibuka Melemah, 3 Saham Ini Direkomendasikan Masuk Radar
• 18 jam lalumedcom.id
thumb
Pemkab Sleman Luncurkan Aplikasi SOPIKAN untuk Perluas Pemasaran Produk Pertanian dan Perikanan
• 23 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.