Kampanye DK PBB Dimulai, RI Berjuang Rebut Kursi 2029-2030

cnbcindonesia.com
7 jam lalu
Cover Berita
Foto: Rapat darurat Dewan Keamanan PBB Jumat, (25/2/2022) membahas Rusia dan Ukraina. (REUTERS/CARLO ALLEGRI)

Jakarta, CNBC Indonesia - Pemerintah Indonesia telah resmi meluncurkan kampanye pencalonan diri untuk memperebutkan kursi sebagai anggota tidak tetap Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) untuk periode 2029-2030.

Dalam pernyataan pers Kementerian Luar Negeri, Kamis (22/10/2026), Juru Bicara Kemenlu Yvonne Mewengkang membeberkan bahwa Indonesia saat ini terus bergerak aktif untuk menggalang dukungan internasional.

Pascaperesmian kampanye tersebut, Yvonne menegaskan bahwa Pemerintah RI tidak henti-hentinya menyuarakan pencalonan ini kepada dunia. Mereka berupaya meyakinkan berbagai negara mitra tentang komitmen dan kesiapan Indonesia dalam menjaga perdamaian.


Baca: Perang Saudara Penuh "Hujan" Drone, 160 Nyawa Melayang Sia-sia!

Pemilihan untuk menentukan pengisi kursi prestisius tersebut baru akan digelar pada bulan Juni 2028 mendatang. Pemerintah memandang jeda waktu yang cukup panjang ini sebagai sebuah keuntungan strategis untuk konsolidasi.

"Jadi waktu ini akan kita gunakan untuk memperoleh dukungan yang sebanyak-banyaknya dari negara-negara agar kita bisa nanti menempati seat di Security Council," ungkapnya.

Terkait strategi lobi di level menteri, Yvonne mengakui bahwa belum ada pembicaraan detail atau spesifik mengenai dukungan pencalonan ini saat Menteri Luar Negeri RI melakukan pertemuan dengan Menteri Luar Negeri Australia.

Hal itu dinilai sangat wajar terjadi mengingat momen tersebut merupakan pertemuan pertama bagi kedua pejabat tinggi negara.

Baca: Babak Belur! SWF Terbesar di Dunia Boncos Rp540 T di Kuartal III-2026

Meski begitu, komitmen untuk terus membawa agenda pencalonan ini tetap menjadi prioritas utama diplomasi.

"Tapi yang tadi saya sampaikan, di berbagai kesempatan pastinya Pak Menlu juga akan bersama dengan counterpart-nya untuk menyampaikan pencalonan kita di Dewan Keamanan PBB," tutur Yvonne.

Selain pencalonan DK PBB, Indonesia juga memantau ketat kriteria pemilihan Sekretaris Jenderal PBB yang baru ke depannya. Indonesia sangat berharap pemimpin baru PBB nantinya mampu mereformasi organisasi agar lebih kredibel, relevan, dan mampu menyuarakan kepentingan negara-negara berkembang (Global South).

 


(luc/luc)
Saksikan video di bawah ini:
Video: Indonesia Calonkan Diri Jadi Anggota Tidak Tetap DK PBB

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Budiman Ungkap 5 Pilar Prabowo: Persatuan, Antikemiskinan-Berantas Korupsi di RI
• 11 jam lalukumparan.com
thumb
Seprai Bekas Hotel Jadi Tote Bag, ARTOTEL Grand Prima Surabaya Dorong Ekonomi Sirkular Lewat Shibori Stories
• 12 jam laluerabaru.net
thumb
Platform E-Commerce eBay PHK 1.000 Karyawan
• 14 jam laluidxchannel.com
thumb
Menteri PPN Dorong Proyek Bus Listrik Bali Direplikasi di Seluruh RI
• 7 jam lalukumparan.com
thumb
Gus Ipul Ajak SDM PKH dan Operator Data Se-Jombang Jadi Agen Perlinsos
• 6 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.