DEWA Dirikan DH Logistik, Perluas Usaha di Luar Bisnis Eksisting

idxchannel.com
3 jam lalu
Cover Berita

Kegiatan usaha DH Logistik juga meliputi pengurusan pengiriman barang secara kelompok maupun individu atas nama klien.

DEWA Dirikan DH Logistik, Perluas Usaha di Luar Bisnis Eksisting (Foto: dok DEWA)

IDXChannel - PT Darma Henwa Tbk (DEWA) memperluas lini bisnis dengan mendirikan anak perusahaan baru bernama PT DH Logistik.

Berdasarkan struktur kepemilikannya, DEWA menguasai 99,90 persen saham DH Logistik, sedangkan 0,10 persen sisanya dimiliki oleh PT Cipta Multi Prima.

Baca Juga:
DEWA Dinilai Masuk Fase Pertumbuhan Baru, Simak Target Teranyar

Dalam keterbukaan informasi BEI, Kamis (22/10/2026) DH Logistik bergerak di bidang jasa pengurusan transportasi, yang mencakup pengorganisasian pengiriman barang dalam volume besar melalui berbagai moda transportasi, mulai dari kereta api, angkutan darat, laut, hingga udara.

Kegiatan usaha DH Logistik juga meliputi pengurusan pengiriman barang secara kelompok maupun individu atas nama klien.

Baca Juga:
DEWA Cetak Laba Rp354 Miliar Semester I, Ditopang Kenaikan Nilai Investasi

Manajemen DEWA menjelaskan, pembentukan entitas baru ini untuk memperluas usaha di luar bisnis eksisting serta memperkuat struktur usaha.

Sebelumnya, Direktur DEWA Ricardo Silaen mengatakan, perseroan tengah bersiap memperluas portofolio bisnisnya dengan merambah sektor mineral kritis dan logam mulia di luar komoditas batu bara.

Baca Juga:
Darma Henwa (DEWA) Diversifikasi Portofolio Bisnis Demi Pacu Pertumbuhan Kinerja Berkelanjutan

Manajemen kini mematangkan peta jalan jangka panjang untuk mengembangkan aset konsesi tambang milik sendiri sekaligus membidik komoditas mineral bernilai tambah tinggi.

"Secara historis kami memang kontraktor jasa pertambangan, tetapi visinya ke depan Darma Henwa ingin menjadi investment holding company. Ke depan kami tidak hanya mengandalkan batu bara, melainkan mulai masuk ke sektor lain dan mengembangkan aset sendiri, terutama tambang emas dan tembaga Gayo Mineral Resources di Aceh yang saat ini dalam fase eksplorasi," ujar Ricardo Silaen dalam podcast The Fundamentals yang disiarkan YouTube IDX Channel.

Untuk memperkuat ekosistem usaha dan menekan biaya operasional, perseroan telah mendirikan tiga unit bisnis pendukung, yakni DH Listrik, Arunika di sektor hospitality, dan DH Infrastruktur.

Pembentukan lini ketenagalistrikan ini dipicu oleh lonjakan harga bahan bakar minyak (BBM) solar yang membengkak hingga dua kali lipat dan menjadi komponen beban terbesar pada alat berat konvensional.

"Tiga bisnis baru ini kami siapkan untuk menunjang kebutuhan masa depan, terutama mitigasi lonjakan harga energi solar yang naik dari Rp13.000 menjadi Rp26.000 per liter. Kami berusaha tidak hanya terdiversifikasi dari sisi bisnis, tetapi juga pada sumber energi yang digunakan karena daya saing perusahaan ke depan bertumpu di situ," ujarnya.

(DESI ANGRIANI)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Disebut PSI Laporan Akan Sia-Sia, Pelapor Suket Gibran Justru Optimis: Ini soal Pidana, Bukan Pemilu
• 12 jam lalukompas.tv
thumb
Diperiksa Bareskrim, Pelapor Suket Penyetaraan Gibran Dicecar 34 Pertanyaan
• 9 jam lalukompas.tv
thumb
Danantara prioritas sektor mineral kritis, hilirisasi dan AI pada 2027
• 9 jam laluantaranews.com
thumb
Rupiah Melemah ke Rp18.033 per Dolar AS, Keputusan BI Tahan Suku Bunga 5,75 Persen Jadi Sorotan Pasar
• 11 jam lalupantau.com
thumb
El Niño dan AI untuk Mitigasi Krisis Pangan
• 15 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.