Warga berjalan melintasi trotoar yang dihiasi dekorasi bertema Halloween di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Kamis (22/10/2026). (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)
2/8Menjelang perayaan Halloween pada (31/10) mendatang, beragam dekorasi bertema horor menghiasi trotoar sepanjang kurang lebih 100 meter dan menarik perhatian warga yang melintas. (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)
Perayaan Halloween berasal dari festival suku Celtic kuno yaitu festival Samhain. Suku Celtic yang hidup 2.000 tahun yang lalu tersebut merayakan tahun baru mereka pada 1 November. (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)
4/8Ornamen berupa lampion berbentuk labu, tengkorak, replika hantu yang menggantung, hingga instalasi manusia serigala menghiasi kawasan tersebut. (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)
Dekorasi ini tidak hanya menghadirkan suasana khas Halloween, tetapi juga menjadi daya tarik bagi warga untuk singgah dan mengabadikan momen. (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)
6/8Seorang warga negara asing (WNA) juga terlihat ikut mengamati dan mengamabadikan dekorasi ornamen bertema Halloween tersebut. (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)
7/8Dekorasi tersebut menarik perhatian pejalan kaki, pengendara, hingga masyarakat yang beraktivitas di sekitar kawasan Sudirman. (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)
8/8Pencahayaan pada malam hari turut memperkuat suasana dekorasi. Perpaduan ornamen horor dan lampu membuat kawasan pedestrian tersebut menghadirkan kesan seram sekaligus menarik sebagai lokasi berfoto. (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)




