Website Pemerintah Tiba-Tiba Tutup Serentak, Intelijen Turun Tangan

cnbcindonesia.com
2 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, CNBC Indonesia - Kerentanan karena celah keamanan bahasa pemrograman server PHP terbuka terdampak pada banyak pihak. Termasuk website pemerintah di Eropa ditutup serentak pada Rabu (21/10/2026).

Penonaktifan website itu menyusul kekhawatiran kerentanan pada server yang menampung situs yang dikodekan dalam PHP menyebar.

Tak hanya itu, Badan Keamanan Nasional AS juga mengingatkan jutaan organisasi menerapkan pembaruan software atau menonaktifkan server.

Peneliti dari startup keamanan siber Tolmo, Matt Suiche mengatakan tingkat urgensi mengenai masalah ini sangat baru. Mengingat kali ini semua orang memiliki peningkatan kemampuan dengan AI.

Pilihan Redaksi
  • Amerika Makin Parno, Warga China Dituduh Menyamar Mengaku Pejabat
  • Hacker Sekali Klik, Modal Rp 90 Juta, 1.200 Website Bobol

"Alasan mengapa ada rasa urgensi sekarang karena semua orang punya kemampuan yang ditingkatkan dengan AI, tidak hanya pihak bertahan namun pihak penyerang," kata Suiche, dikutip dari CNBC Internasional, Jumat (23/10/2026).

Kerentanan pada PHP sebenarnya bukan baru ditemukan. Namun dua tahun lalu Mihail Kirov yang saat itu seorang insinyur di Quarkslab menemukan kerentanan dengan penyebab sama seperti kasus kali ini.

PHP Foundation sudah diberitahu soal kelemahan pada sistem kala itu. Namun tidak pernah ada perbaikan yang diluncurkan.

Kemudian dalam sebuah unggahan blog, PHP Foundation mengaku penundaan menjadi kegagalan struktural. Penyebabnya adalah proses pengambilan keputusan tim keamanan dan kurangnya sumber daya.

Terkait masalah yang terbaru, direktur eksekutif PHP Foundation, Elizabeth Barron mengatakan pihaknya terus memantau situasi. Sejauh ini juga dia menyebutkan tidak ada bukti serangan berhasil dilakukan.

"Hanya eksploitasi yang tidak lengkap, salah arah, dan tidak berfungsi," kata dia.

(dem/dem) [Gambas:Video CNBC]

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Presiden Prabowo Ungkap 5 IUP Tambang Punya Cadangan Rp5.400 Triliun
• 22 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Heboh Foto Viral Diduga Ruben Onsu, sang Presenter Singgung Dalang: Licik!
• 3 jam lalugrid.id
thumb
Ini Daftar Insentif Buat Warga RI: BSU 13,3 Juta Pekerja-KUR Rp300 T
• 14 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
KLH Catat 11 Daerah Masuk Kategori Udara Berbahaya Jumat Pagi
• 8 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Finnet Gandeng Kemenhub, Integrasikan Pembayaran PNBP Layanan Laut
• 19 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.