HARIAN.FAJAR.CO.ID, PAREPARE — PSM Makassar berduel Persebaya Surabaya, Kamis (22/10/2026) di Gelora BJ Habibie, Parepare. Namun, nasib apes dialami Agung Mannan saat menjalani debut di Super League 2026/2027 setelah kembali berkostum Pasukan Ramang.
Bek bernomor punggung 47 itu harus meninggalkan lapangan lebih cepat. Dia diganjar kartu merah langsung oleh wasit, hanya sekitar enam menit setelah masuk sebagai pemain pengganti.
Agung masuk pada menit ke-88 menggantikan bek asing Nenad Lalic. Bek jangkung tersebut terpaksa ditarik keluar setelah mengalami benturan keras saat menyapu bola di depan gawang yang dikawal M Ardiansyah.
Petaka bagi Agung terjadi saat Persebaya mendapat peluang melalui situasi kemelut dari eksekusi tendangan sudut. Dalam situasi tersebut, Agung tertangkap kamera menarik bek Persebaya, Risto Mitrevski, di dalam kotak penalti.
Wasit yang memimpin pertandingan kemudian mendapat konfirmasi dari ruang Video Assistant Referee (VAR) untuk meninjau potensi pelanggaran tersebut melalui monitor di pinggir lapangan.
Setelah melihat tayangan ulang, wasit memutuskan memberikan kartu merah langsung kepada Agung karena dinilai sengaja menarik pemain Bajul Ijo. Keputusan itu sekaligus membuat PSM harus menghadapi hukuman penalti.
Kekecewaan mendalam tak mampu disembunyikan Agung. Saat berjalan meninggalkan lapangan menuju ruang ganti, dia menundukkan kepala dan tak kuasa menahan air mata.
Beruntung bagi PSM, eksekusi penalti kedua Persebaya gagal dikonversi menjadi gol. Penyerang Bajul Ijo, Alex Martin, tidak mampu menjalankan tugasnya dengan baik. Alhasil, PSM tetap mengamankan kemenangan tipis 1-0 hingga pertandingan berakhir.
Pelatih PSM Makassar, Darije Kalezic, mengaku tidak memahami keputusan wasit. Meski demikian, dia tetap mengapresiasi semangat juang para pemainnya di tengah situasi sulit.
“Saya tidak mengerti dengan keputusan wasit tadi. Tetapi dengan kartu merah dan dua kali penalti, saya kira pemain menunjukkan semangat ewako di dalam permainan,” ujar Darije Kalezic seusai pertandingan.
Kartu merah yang diterima Agung juga menjadi salah satu momen krusial yang membuat Ardiansyah tampil gemilang. Kiper PSM tersebut mendapat kesempatan menunjukkan kualitasnya dengan menggagalkan dua eksekusi penalti Persebaya.
Akibat kartu merah tersebut, Agung dipastikan absen saat PSM menjalani pekan ketujuh.
Meski begitu, tim pelatih masih memiliki sejumlah opsi untuk mengisi posisi yang ditinggalkannya, yakni Neto dan Lalic. Dusan Lagator juga berpeluang menjadi alternatif setelah absen pada pertandingan kali ini akibat kartu merah pada laga sebelumnya. (wid)





