Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan akhir pekan dengan penguatan 0,95% atau naik 51,35 poin ke level 5.439,26. Meski bertahan di zona hijau, penguatan indeks pada penutupan perdagangan lebih rendah dibandingkan posisi akhir sesi pertama.
Pada perdagangan Jumat (23/10/2026), IHSG sempat menguat 1,09% atau 58,83 poin ke level 5.446,74 pada penutupan sesi pertama. Namun, indeks memangkas sebagian kenaikannya hingga akhir perdagangan setelah sempat menyentuh level terendah intraday di 5.366,29.
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG dibuka pada level 5.397,33. Sepanjang perdagangan, mayoritas saham bergerak menguat, dengan 477 saham naik, 187 saham melemah, dan 129 saham tidak mengalami perubahan.
Aktivitas perdagangan terpantau ramai dengan volume transaksi mencapai 43,99 juta lot dan frekuensi sebanyak 1,8 juta kali. Total nilai transaksi tercatat sebesar Rp16,202 triliun, sedangkan kapitalisasi pasar mencapai Rp9.604 triliun.
Berdasarkan analisis Phillip Sekuritas Indonesia, seluruh sektor di Bursa Efek Indonesia ditutup menguat pada perdagangan akhir pekan ini.
Sektor konsumer siklikal (consumer cyclicals) memimpin kenaikan dengan penguatan 3,13%. Posisi berikutnya ditempati sektor industri (industrials) yang naik 3,12%, disusul sektor energi yang menguat 2,48%.
Dari sisi kontribusi terhadap pergerakan IHSG, sektor energi menjadi penopang terbesar dengan kontribusi sebesar 13.907, diikuti sektor siklikal sebesar 5.588 dan sektor bahan baku (basic materials) sebesar 4.445, berdasarkan data yang disampaikan Phillip Sekuritas Indonesia.
Penguatan berbagai sektor tersebut membantu IHSG bertahan di zona hijau meskipun indeks terkoreksi dari level tertingginya pada sesi pertama.
Di kawasan regional, bursa saham Asia ditutup bervariasi. Indeks Nikkei Jepang melemah 0,34%, sementara Hang Seng Hong Kong menguat 0,69% dan Shanghai Composite China naik 0,89%.
Menurut Phillip Sekuritas Indonesia, pergerakan pasar saham Asia dipengaruhi sentimen saham-saham berbasis kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) serta kenaikan harga minyak mentah dunia.
Sejumlah saham mencatatkan kenaikan signifikan pada perdagangan Jumat. Saham PT Akasha Wira International Tbk. (ADES) naik Rp 1.150 atau 3,54%. Saham MGLV menguat Rp 1.100 atau 9,82%. Selanjutnya, saham PT United Tractors Tbk. (UNTR) naik Rp 1.000 atau 4,12%.
Saham PT Astra Agro Lestari Tbk. (AALI) menguat Rp 475 atau 5,19%, sedangkan PGUN naik Rp 475 atau 5,94%.
Sebaliknya, saham DCII menjadi salah satu saham yang melemah, turun Rp1.975 atau 1,08%. Saham ALKA turun Rp 320 atau 6,81%, disusul MKPI yang melemah Rp 275 atau 1,38%. Saham RLCO terkoreksi Rp 220 atau 6,77%, sementara BLTZ turun Rp200 atau 5,39%.




