Kapolri Beberkan Data Perorangan dan Korporasi Terseret Kebakaran Hutan

liputan6.com
20 jam lalu
Cover Berita

Liputan6.com, Jakarta - Kapolri Jenderal Pol Suyudi Ario Seto mengungkapkan areal kebakaran hutan yang melibatkan perorangan dan korporasi telah mencapai lebih dari 35.390 hektare, di mana total ada 243 orang dan 13 korporasi telah ditetapkan sebagai tersangka.

Dalam paparannya, terkait dengan perorangan, ada 13 Polda yang melakukan penegakan hukum.

Advertisement

BACA JUGA: Kronologi Penyelundupan 1,16 Ton Ketamin di Perairan Belawan

"286 LP (Laporan Polisi), luas yang terbakar adalah 5.856 hektare, jumlah tersangka 243," kata dia dalam keterangannya, Jumat (23/10/2026).

Dari 286 LP kasus perorangan tersebut, 32 masih dalam penyelidikan, sembilan dihentikan penyelidikannya, 189 masih dalam proses penyidikan, dan 56 perkara telah selesai.

"Kemudian untuk korporasi, berdasarkan laporan terakhir tanggal 20 Oktober kemarin, pukul 18, penegakan hukum yang kami lakukan, 10 Polda dan 1 Direktorat Tipiter Bareskrim, itu ada 100 LP, luas yang terbakar itu 29.534,99. Jumlah tersangka 13," ujar Suyudi.

Dari 100 laporan tersebut, enam dihentikan penyelidikannya, sedangkan 94 lainnya masih dalam proses penyidikan.

Polri juga merekomendasikan pencabutan izin terhadap 23 laporan polisi yang telah naik ke tahap penyidikan. Dalam kelompok ini, 11 korporasi sudah ditetapkan sebagai tersangka, sedangkan 12 lainnya belum.

“Untuk 71 laporan polisi, proses penyidikan belum direkomendasikan untuk cabut izin. Namun, 2 di antaranya sudah naik tersangka, 69 belum naik. Ini adalah korporasi yang terafiliasi PMA atau asing, ada 22 korporasi,” lanjut Suyudi.

Suyudi merinci, 11 korporasi yang telah menjadi tersangka memiliki luas konsesi 209.933 hektare, dengan area terbakar 11.105,39 hektare. Sementara itu, 12 korporasi yang belum ditetapkan sebagai tersangka menguasai konsesi seluas 166.756 hektare, dengan area terbakar 8.849 hektare.

“Dari 11 korporasi ini, 8 korporasi itu di Kalimantan Barat, Bapak. 2 korporasi di wilayah Kalimantan Tengah, 1 korporasi di Kalimantan Selatan,” kata dia.

 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
3 Rekomendasi Drama Korea Terbaru Tayang Minggu Ini
• 17 jam lalubeautynesia.id
thumb
Sarwendah Laporkan 46 Akun Medsos dan Beberapa Influencer, Ngaku Temukan Aliran Dana Diduga dari RO: Kami Akan Telusuri
• 3 jam lalugrid.id
thumb
Pesan KDM ke Bupati Bekasi Baru: Rajin ke Lapangan, Belanjakan Kas Daerah
• 7 jam lalukumparan.com
thumb
Prajogo Pangestu Masuk Bisnis Tangki Bitumen, Bagaimana Prospeknya?
• 13 jam lalukatadata.co.id
thumb
Tiga Pelaku Usaha yang Berkembang dan Kian Berdaya Berkat Klasterku Hidupku BRI
• 22 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.