JAKARTA – Bank Artha Graha Internasional resmi menjadi Strategic Partner dalam ajang The 5th World Conference on Creative Economy (WCCE) 2026. Mengusung tema “Inclusively Creative: Collective Continuity”, WCCE 2026 mendorong kolaborasi untuk membangun ekonomi kreatif yang inklusif, berkelanjutan, dan mampu merespons dinamika global.
“WCCE 2026 menjadi momentum bagi Indonesia untuk membawa ekonomi kreatif ke tingkat yang lebih strategis dalam agenda pembangunan dunia. Salah satu keluaran pentingnya adalah Jakarta Vision on Creative Economy yang diharapkan menjadi pijakan untuk memperkuat posisi ekonomi kreatif dalam agenda pembangunan global setelah 2030, sekaligus mendorong perhatian dunia terhadap kontribusi ekonomi kreatif dalam pembangunan ekonomi dan sosial,” ujar Menteri Ekraf.
Baca Juga
Sudah 10 Relawan Gugur saat Penanganan Karhutla
myBCA Jakarta Running Festival 2026 Resmi Dibuka, Diikuti 37.000 Pelari dari 48 Negara
FEB UNM dan FE UNUSIDA Jalin Kerja Sama Perkuat Tri Dharma
Wakil Menteri Ekonomi Kreatif, Irene Umar, mengatakan WCCE 2026 dirancang tidak hanya sebagai ruang dialog, tetapi juga untuk memperluas jejaring dan membuka peluang kolaborasi konkret antara pelaku ekonomi kreatif Indonesia dan mitra global.
“Ekonomi kreatif tidak tumbuh dalam ruang yang terpisah. Kita membutuhkan kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, kreator, komunitas, akademisi, investor, dan mitra internasional untuk membuka akses terhadap pasar, investasi, teknologi, dan pengembangan kekayaan intelektual. Karena itu, WCCE 2026 kami dorong agar tidak berhenti pada dialog, tetapi menghasilkan koneksi dan kolaborasi yang memberikan manfaat nyata bagi ekosistem ekonomi kreatif,” ujar Wamen Ekraf.
.rec-desc {padding: 7px !important;}
Selain konferensi utama, WCCE 2026 menghadirkan Creativillage yang berlangsung pada 21–25 Oktober 2026 di kawasan SCBD sebagai ruang pengalaman kreatif yang terbuka bagi masyarakat. Rangkaian Creativillage meliputi Soul of Indonesia di Akasta SCBD pada 21 Oktober, Village One di Ashta District 8 dan Village Two di MGP Space, SCBD Park pada 21–25 Oktober, serta WCCE Weekland di SCBD pada 24–25 Oktober 2026. Berbagai kegiatan tersebut menghadirkan karya dari beragam subsektor ekonomi kreatif, mulai dari seni, desain, fesyen, literatur, permainan, kekayaan intelektual, teknologi, kuliner, hingga produk kreatif dari berbagai daerah di Indonesia.
Rangkaian WCCE 2026 juga beriringan dengan Hari Ekonomi Kreatif Nasional pada 24 Oktober sebagai bagian dari semangat OktoberKreasi, yang mengajak daerah dan pelaku ekonomi kreatif untuk menghidupkan ruang kreatif, memperkenalkan karya, membangun jejaring, dan memperluas peluang kolaborasi.
Keterlibatan Bank Artha Graha Internasional di WCCE 2026 difokuskan pada tiga pilar utama akses pembiayaan & Permodalan membuka peluang inklusi keuangan dan pendanaan fleksibel bagi pengusaha kreatif. Solusi digital dan transaksi menyediakan ekosistem pembayaran modern yang mempermudah transaksi bisnis antarnegara serta pemberdayaan UMKM Kreatif mendorong program pendampingan bisnis agar produk lokal memenuhi standar pasar internasional.
Pada sesi kegiatan edukasi literasi keuangan yang digelar hari ini 23 Oktober 2026 di MGP Space SCBD menyoroti pentingnya adaptasi strategi finansial bagi tiga generasi lintas usia—Gen Alpha, Gen Z, dan Milenial—dalam menghadapi tantangan dinamika ekonomi tahun 2026. Melalui pendekatan "Saving More, Living Better", Ibu Lily Pangestu Head Regional Bank Artha Graha Internasional menekankan bahwa menabung bukan berarti memangkas kualitas hidup, melainkan mengelola alokasi dana secara bijak demi stabilitas finansial jangka panjang.
"Ekonomi kreatif merupakan salah satu pilar utama pertumbuhan ekonomi masa depan Indonesia. Keterlibatan kami sebagai Strategic Partner di WCCE 2026 bukan sekadar dukungan finansial, melainkan bentuk kolaborasi nyata untuk membuka jalan bagi para kreator dan wirausahawan lokal dalam mengakses jaringan, pasar, dan investasi global," ujar Selvy Hutomo, Direktur Bank Artha Graha Internasional.
Bank Artha Graha Internasional siap menyediakan dukungan akses perbankan terintegrasi, pembiayaan berkelanjutan, serta solusi transaksi digital yang disesuaikan dengan kebutuhan para pelaku usaha kreatif, mulai dari skala UMKM hingga taraf global.
Melalui kolaborasi ini, Bank Artha Graha Internasional berharap dapat mempercepat pertumbuhan ekosistem kreatif nasional yang inklusif, berkelanjutan, dan berdaya saing tinggi di pasar global.