TINS Peroleh Fasilitas Pinjaman Rp4 Triliun dari Bank Mandiri (BMRI), Ini Tujuannya

idxchannel.com
2 jam lalu
Cover Berita

PT Timah Tbk (TINS) memperoleh fasilitas kredit senilai Rp4 triliun dari PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI).

PT Timah Tbk (TINS) memperoleh fasilitas kredit senilai Rp4 triliun dari PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI). (Foto: Ist)

IDXChannel - PT Timah Tbk (TINS) memperoleh fasilitas kredit senilai Rp4 triliun dari PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) untuk menjaga likuiditas dan memenuhi kebutuhan modal kerja di tengah kewajiban penempatan Devisa Hasil Ekspor Sumber Daya Alam (DHE-SDA).

Fasilitas kredit berjangka 12 bulan tersebut ditujukan untuk memastikan kebutuhan pendanaan operasional tetap terpenuhi, termasuk kegiatan penambangan, pengolahan timah, hingga pengiriman ekspor. Dengan fasilitas ini, perseroan dapat menjaga kelancaran arus kas tanpa mengganggu pemenuhan kewajiban penempatan devisa hasil ekspor sesuai ketentuan yang berlaku.

Baca Juga:
Asing Gencar Borong Saham TINS, Simak Prospek dan Targetnya

Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko PT Timah Tbk, Fina Eliani mengatakan, fasilitas pembiayaan dari Bank Mandiri menjadi instrumen untuk memperkuat likuiditas dan meningkatkan efisiensi keuangan perseroan.

“Bagi PT Timah, fasilitas pembiayaan ini memberikan manfaat strategis ganda: pertama, memastikan kepatuhan penuh terhadap ketentuan penempatan devisa ekspor nasional; kedua, menjaga ketersediaan modal kerja harian agar operasional penambangan, efisiensi rantai pasok, dan pemenuhan kontrak ekspor global tetap berjalan tanpa jeda likuiditas,” ujar Fina dalam keterangan resmi, Jumat (23/10/2026).

Baca Juga:
Timah (TINS) Raih Fasilitas Kredit Talangan Dana DHE SDA Rp4 Triliun dari Bank Mandiri (BMRI)

Fasilitas tersebut memiliki plafon Rp4 triliun dengan skema revolving pada tingkat limit, sedangkan penarikan dananya menggunakan skema non-revolving dengan tenor 3-12 bulan. Jangka waktu penarikan disesuaikan dengan jatuh tempo instrumen DHE-SDA perseroan.

Skema tersebut memungkinkan PT Timah mengatur kebutuhan pendanaan sesuai jadwal arus kas dan kewajiban penempatan devisa ekspor. Dengan demikian, perseroan dapat menjaga ketersediaan dana untuk kebutuhan operasional tanpa harus mengandalkan kas internal sepenuhnya.

Selain menjaga likuiditas, fasilitas kredit tersebut diharapkan membantu perseroan mengoptimalkan biaya pendanaan serta mendukung kelancaran kegiatan operasional tambang dan fasilitas pengolahan, termasuk fasilitas peleburan TSL Ausmelt dan logistik pengapalan ekspor.

Perseroan juga menyebut fasilitas tersebut diberikan tanpa agunan aset khusus. Menurut Fina, skema pembiayaan tersebut mencerminkan kepercayaan perbankan terhadap kelayakan kredit dan tata kelola perusahaan.

(Rahmat Fiansyah)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kronologi Pasutri WNI Aniaya Anak di Lift Malaysia, Terungkap Lewat Rekaman CCTV hingga Anak Disebut Alami Trauma
• 14 jam lalugrid.id
thumb
Sejarah Santri dan Pesantren
• 18 jam lalurepublika.co.id
thumb
INDODAX Ingatkan Pentingnya Verifikasi Kontak Resmi di Tengah Meningkatnya Risiko Keuangan Digital
• 8 jam laludisway.id
thumb
Cerita Beckham Putra Waktu Debut dengan Timnas Indonesia, Belajar dari Pemain yang Berkarier di Eropa
• 15 jam lalubola.com
thumb
Info Cuaca Jumat 23 Oktober 2026: DKI bakal Diguyur Hujan Sore Hari
• 20 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.