Pasar Baru, Glodok Pecinan, dan Kota Tua Bakal Dijadikan Kawasan Ekonomi Kreatif

republika.co.id
6 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA -- Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyiapkan sejumlah kawasan menjadi untuk menjadi poros baru ekonomi kreatif seperti Blok M. Kawasan itu adalah Pasar Baru, Glodok Pecinan, dan Kota Tua.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan, pihaknya akan terus berupaya untuk memberikan dukungan terhadap ekosistem ekonomi kreatif. Sebab, sektor ekonomi kreatif telah menjadi salah satu motor penggerak perekonomian ibu kota.

Baca Juga
  • Siap-Siap Warga Jakarta, ke Bandung Bisa Naik Transjakarta
  • Dongkrak Ekonomi, Jakarta Ingin Jadi Episentrum Berbagai Kegiatan Internasional
  • Pemprov DKI Gratiskan Naik Transjakarta Bagi Pencari Kerja, Ini Syaratnya

"Sektor ekonomi kreatif Jakarta menyumbang lebih dari Rp 410 triliun rupiah, atau sekitar 11 persen dari PDRB daerah kami. Hal ini membuktikan bahwa kreativitas merupakan motor penggerak utama bagi perekonomian kita," kata dia saat di Hotel Kempinski, Jakarta Pusat, Jumat (23/10/2026).

Karena itu, Pramono memastikan, Pemprov DKI Jakarta akan terus berupaya untuk mengembangkan ekosistem ekonomi kreatif. Ia ingin agar Jakarta bisa menjadi rumah bagi segala macam kreativitas. Untuk itu, Pemprov DKI Jakarta akan menyediakan ruang bagi masyarakat untuk berkreasi, bertemu, dan berkolaborasi.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Menurut dia, salah satu kawasan ekonomi kreatif yang bisa menjadi percontohan adalah Blok M. Ia menilai, Blok M hari ini menjadi destinasi populer bagi generasi muda karena berbagai kegiatan ekonomi kreatif yang ada di kawasan itu, mulai dari kuliner, musik, dan berbagai produk kreatif lainnya.

"Saking populernya, masyarakat kerap menjulukinya sebagai 'Negara Blok M' atau 'Republik Blok M'," ujar Pramono.

Ia menilai, salah satu alasan kawasan Blok M bisa kembali bergairah adalah banyaknya pilihan transportasi publik di tempat itu, mulai dari Transjakarta hingga MRT. Alhasil, masyarakat dapat dengan mudah datang ke kawasan itu dengan pilihan moda transportasi publik yang ada.

 

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;} @font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kemkomdigi dan BSSN Perlu Makin Waspada pada Isu Kerentanan Siber
• 18 jam lalukompas.id
thumb
Nusron Wahid Mangkir 2 Kali dari Panggilan KPK, Nasib Selanjutnya Dievaluasi
• 21 jam laludisway.id
thumb
Menko Bahlil perintahkan ESDM berpihak pada kepentingan rakyat
• 13 jam laluantaranews.com
thumb
BRI Peduli Perluas Akses Energi Surya bagi Ribuan Keluarga
• 17 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Bingkai Sepekan: Puncak Krisis Karhutla hingga Gejolak Pasar Saham
• 7 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.