Kemenimipas Cegah Penyelewengan Aset Negara dengan Teknologi Digital

okezone.com
1 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA -  Pengelolaan aset negara membutuhkan sistem administrasi yang tertib serta data yang akurat. Oleh karena itu, pemanfaatan teknologi digital sangat diperlukan termasuk dalam pengelolaan Barang Milik Negara (BMN) di lingkungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas).

“Inisiatif ini diarahkan untuk meningkatkan pemahaman mengenai kebijakan pengelolaan aset sekaligus mendorong pemanfaatan informasi terintegrasi dalam mendukung pengambilan keputusan,” ujar Kepala Bagian Penatausahaan BMN Biro BMN Sekretariat Kemenimipas, Lukman Agung Widodo, Sabtu (24/10/2026).

Dalam pemaparannya terkait kebijakan BMN dan pengenalan inovasi Star Aset BMN di Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Bekasi, Lukman menjelaskan bahwa pengelolaan BMN tidak terbatas pada pencatatan dan pelaporan.

Baca Juga :
Kemenimipas Tindak 774 ASN Melanggar Disiplin, Ada yang Bolos 1 Tahun

“Karena itu, pengelolaan aset memerlukan kebijakan yang jelas dan koordinasi antara pengelola BMN dengan pengelola keuangan,” ujarnya.

"Keselarasan kedua fungsi tersebut dapat membantu menjaga kualitas data, memperkuat pengendalian internal, serta meningkatkan akuntabilitas pengelolaan keuangan negara," jelasnya.

Baca Juga :
Implementasi KUHP Baru, Kemenimipas Siapkan 968 Lokasi Pidana Kerja Sosial

Salah satu hal yang diperkenalkan dalam kegiatan tersebut adalah Star Aset BMN, inovasi digital yang dirancang untuk mendukung integrasi informasi dan pemantauan pengelolaan aset berdasarkan siklus BMN.

“Melalui sistem informasi yang lebih terstruktur, inovasi ini diharapkan dapat membantu satuan kerja memantau kondisi pengelolaan aset, mengidentifikasi persoalan, serta menyusun prioritas perbaikan,”ujarnya.

 

Baca Juga :
Napi Nyabu di Rutan Depok, Kemenimipas: Ada Pegawai yang Siapkan Narkoba dan Alat


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Eropa Sudah Dilanda Demonstrasi Massal, Bakal Menular ke Asia?
• 14 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Ngeri Kondisi di Jepang dan Taiwan Gara-gara Terjangan Topan Champi
• 14 jam laludetik.com
thumb
Kasus Bupati Klaten, KPK Sita Uang Ratusan Juta Rupiah saat Geledah Kantor BPK Jateng
• 19 jam lalurctiplus.com
thumb
Perludem soal Wacana Komisioner KPU RI Jadi 9 Orang: Kurang Relevan
• 19 jam lalukumparan.com
thumb
Prakiraan Cuaca BMKG Besok Sabtu 24 Oktober 2026: 19 Kota Berpotensi Hujan
• 18 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.