Detik-detik Bocah Ditemukan Tewas di Sumur Balai RW Bogor Usai Hilang 2 Hari

detik.com
2 jam lalu
Cover Berita
Bogor -

Polisi menjelaskan detik-detik anak laki-laki bernama Fathan Afgary (7) ditemukan tak bernyawa di dalam sumur Balai RW di Desa Bojong Nangka, Kecamatan Gunung Putri, Bogor, Jawa Barat. Korban ditemukan di dalam sumur usai dua hari menghilang.

Kapolsek Gunung Putri Kompol Hillal Adi Himawan menyebut korban ditemukan pada Jumat (23/10) sore. Korban ditemukan usai penyidik melakukan pencarian bersama tim K9.

"Penemuan tersebut terjadi saat Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Bogor bersama tim K9 tengah melakukan persiapan penyisiran untuk mencari seorang anak bernama Fathan Afgary yang dilaporkan hilang," kata Hillal, Sabtu (24/10/2026).

Baca juga: Bocah yang Hilang 2 Hari di Bogor Ditemukan Tewas dalam Sumur Balai RW

Ketika pencarian berlangsung, seorang saksi berinisial R menghampiri petugas. Saksi menyampaikan kecurigaannya terhadap sebuah sumur yang berada di Balai RW 18.

"Kecurigaan tersebut muncul karena sumur itu belum pernah diperiksa oleh warga selama proses pencarian orang hilang yang telah berlangsung sejak Rabu dan Kamis," ucapnya.

Petugas kemudian segera mendatangi lokasi begitu menerima informasi tersebut untuk memeriksa kondisi sumur. Ketika dibuka, korban ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa.

"Setelah penutup sumur dibuka, petugas mendapati seorang anak berada di dalam sumur dengan kedalaman sekitar 10 meter, dalam posisi tengkurap," imbuhnya.

Baca juga: Maling Motor di Bogor Ditangkap, Polisi Sita Airsoft Gun dan Kunci T

Proses evakuasi dilakukan bersama tim pemadam kebakaran (damkar). Korban kemudian langsung diserahkan ke keluarga untuk dimakamkan.

"Jajaran kepolisian bersama tim pemadam kebakaran sektor Gunung Putri mengevakuasi jasad seorang anak yang ditemukan di dalam sumur di Balai RW 18," kata Hillal.

"Berdasarkan informasi yang diperoleh, pihak keluarga menolak dilakukan autopsi. Selanjutnya, korban dimakamkan di pemakaman Inkopad, Depok," lanjutnya.

Korban diketahui dilaporkan hilang sejak Rabu, 21 Oktober 2026. Pencarian korban sempat dilakukan, namun tidak menemukan hasil.

"Pencarian dilaksanakan setelah korban dilaporkan belum kembali ke rumah sejak bermain bersama teman-temannya," uja Hilal.




(rdh/eva)

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Bertambah, Siswa SMPN 2 Cisarua Bogor Diduga Keracunan MBG Jadi 120 Orang
• 9 jam laludetik.com
thumb
Foto: Kali Bekasi Kembali Menghitam dan Berbusa
• 20 jam lalukumparan.com
thumb
Pemerintah revisi Perpres 26/2026 untuk impor minyak berbagai negara
• 14 jam laluantaranews.com
thumb
Cekcok Perkara Renovasi Rumah Berujung Eks Kopassus Dibacok
• 6 jam laludetik.com
thumb
Bukan Fundamental Emiten, Airlangga Sebut Isu MSCI Soal Tata Kelola Pasar
• 19 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.