Pengelolaan Sampah Jadi Kunci Kebersihan Wisata Pesisir

republika.co.id
4 jam lalu
Cover Berita

BANYUWANGI – Pengelolaan sampah menjadi salah satu tantangan dalam menjaga kebersihan dan keberlanjutan kawasan wisata pesisir. Selain kegiatan pembersihan pantai, penyediaan sarana pembuangan sampah dan keterlibatan pengelola wisata diperlukan agar kebersihan kawasan dapat terjaga secara berkelanjutan.

Upaya tersebut dilakukan melalui kegiatan pembersihan Pantai Mustika di Banyuwangi, Jawa Timur, yang melibatkan karyawan Daaz Group. Selain mengumpulkan sampah di sepanjang kawasan pantai, perusahaan menyerahkan bantuan bak sampah kepada Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) selaku pengelola destinasi tersebut.

Baca Juga
  • UMKM Kepri Didorong Masuk Rantai Pasok Industri dan Pariwisata
  • Intip Promo Spesial di BRI Consumer Expo 2026 Goes to Grand Wisata
  • Konser YE Live in Jakarta Diproyeksikan Datangkan 20 Ribu Wisatawan Asing

Kegiatan bertajuk Daaz Beach Clean Up itu bertujuan meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan kawasan pesisir. Keberadaan fasilitas pembuangan sampah diharapkan dapat membantu pengelola wisata menjaga kebersihan pantai sekaligus memudahkan pengunjung membuang sampah pada tempatnya.

Perwakilan Daaz Group Irawan Sigit Subekti mengatakan, kegiatan pembersihan pantai merupakan salah satu upaya melibatkan karyawan secara langsung dalam menjaga lingkungan. Menurut dia, kebersihan kawasan pesisir membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, tidak hanya pengelola destinasi wisata.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

“Melalui kegiatan Daaz Beach Clean Up ini, kami ingin menunjukkan bahwa kepedulian terhadap lingkungan perlu diwujudkan melalui aksi nyata. Kami berharap kegiatan ini tidak hanya memberikan dampak langsung terhadap kebersihan Pantai Mustika, tetapi juga dapat menginspirasi lebih banyak pihak untuk bersama-sama menjaga kelestarian lingkungan pesisir,” ujar Irawan, Sabtu (24/10/2026).

Selain kegiatan pembersihan, penyediaan bak sampah menjadi salah satu bentuk dukungan terhadap pengelolaan kebersihan Pantai Mustika. Fasilitas tersebut diserahkan kepada Pokdarwis untuk mendukung penanganan sampah di kawasan wisata.

Irawan menilai, pengelolaan sampah di kawasan pantai perlu melibatkan kerja sama antara perusahaan, pengelola wisata, masyarakat, dan pengunjung. Keterlibatan berbagai pihak diperlukan agar kegiatan menjaga kebersihan tidak hanya berlangsung saat aksi pembersihan dilakukan.

Bagi kawasan wisata pesisir, kebersihan lingkungan berkaitan dengan kenyamanan pengunjung dan keberlangsungan aktivitas pariwisata. Sampah yang tidak tertangani juga berpotensi mengganggu kualitas lingkungan pantai dan ekosistem di sekitarnya.

Melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) tersebut, Daaz Group melibatkan karyawan dalam kegiatan lingkungan sekaligus mendukung penyediaan sarana kebersihan bagi pengelola wisata. Perusahaan berharap kegiatan serupa dapat meningkatkan kesadaran bersama untuk menjaga kawasan pesisir.

“Kami segenap pengurus dan anggota Pokdarwis mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada DAAZ GROUP atas bantuan CSR berupa bak sampah sebagai bentuk kepedulian terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan,” kata Sestuadi, Perwakilan Pokdarwis.

Keberlanjutan pengelolaan sampah di Pantai Mustika selanjutnya membutuhkan pemanfaatan fasilitas yang tersedia serta partisipasi pengunjung dan masyarakat. Dengan demikian, upaya menjaga kebersihan pantai tidak hanya bergantung pada kegiatan pembersihan sesekali, tetapi juga pada pengelolaan sampah sehari-hari.

.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;} @font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Karhutla Kalteng Belum Padam! Polda Gunakan Formula X-Fire Dinginkan Gambut | KOMPAS SIANG
• 4 jam lalukompas.tv
thumb
Tindakan Medis hingga Rujukan Spesialis Dibatasi, PB IDI Minta Reformasi Tata Kelola JKN
• 6 jam laluidxchannel.com
thumb
Energy Impact Partners Pererat Kemitraan dengan Economic Development Board Singapura untuk Majukan Inovasi Energi dan Dekarbonisasi
• 13 jam laluantaranews.com
thumb
3 Kebiasaan Orang Tua yang Tanpa Sadar Membuat Anak Manja
• 9 menit lalubeautynesia.id
thumb
Kronologi BYD Tabrak Beruntun 4 Mobil dan Lindas Ojol di Jaksel
• 8 jam laluliputan6.com
Berhasil disimpan.