Lima gol tanpa balas menjadi hasil pahit yang pernah dialami Real Madrid saat menghadapi Barcelona pada era kepelatihan Jose Mourinho. Kekalahan tersebut terjadi di Camp Nou pada 29 November 2010 dalam pertandingan Liga Spanyol.
Barcelona tampil dominan dan menundukkan Madrid dengan skor 5-0. Hasil itu menjadi salah satu momen paling mencolok dalam perjalanan Mourinho menghadapi rival utama Los Blancos tersebut.
Kekalahan telak itu merupakan bagian dari catatan 17 pertandingan El Clasico yang dijalani Mourinho bersama Madrid. Berdasarkan data Transfermarkt, pelatih asal Portugal tersebut mengoleksi lima kemenangan, enam hasil imbang, dan enam kekalahan.
Secara statistik, Madrid asuhan Mourinho juga belum mampu mengungguli Barcelona dalam urusan produktivitas gol. Los Merengues mencetak 25 gol, sedangkan Barcelona membobol gawang Madrid sebanyak 32 kali dalam rangkaian pertemuan tersebut.
Meski memiliki catatan yang kurang menguntungkan secara keseluruhan, Madrid sempat menunjukkan hasil positif menjelang akhir periode Mourinho menangani klub ibu kota Spanyol itu. Dalam lima pertemuan terakhir yang tercantum, Madrid meraih tiga kemenangan dan dua hasil imbang.
Rangkaian tersebut dimulai dengan kemenangan 2-1 atas Barcelona pada final Supercopa de España, 29 Agustus 2012. Madrid kemudian bermain imbang 2-2 dalam pertandingan Liga Spanyol pada 7 Oktober 2012.
Baca Juga: Jadwal Liga Champions Malam Ini: Roma Vs Real Madrid, Man City Jumpa PSG
Di semifinal Copa del Rey, kedua tim kembali bermain imbang 1-1 pada 30 Januari 2013. Madrid lalu meraih kemenangan 3-1 di leg berikutnya pada 26 Februari 2013, sebelum kembali mengalahkan Barcelona dengan skor 2-1 dalam laga Liga Spanyol pada 2 Maret 2013.
Catatan lima pertandingan itu memperlihatkan bahwa Mourinho mampu menutup rangkaian El Clasico tersebut dengan hasil yang lebih baik dibandingkan rekor keseluruhannya. Namun, kekalahan 0-5 di Camp Nou pada 2010 tetap menjadi salah satu hasil paling telak yang membayangi kiprahnya bersama Madrid.
Secara keseluruhan, statistik tersebut menggambarkan betapa ketatnya persaingan Mourinho dengan Barcelona selama menangani Real Madrid. Meski pernah meraih kemenangan beruntun dalam sejumlah pertemuan, ia tetap menutup catatan El Clasico dengan enam kekalahan dari total 17 pertandingan.





