Paris: Menteri Dalam Negeri Prancis Laurent Nunez memperingatkan potensi gangguan keamanan selama demonstrasi lanjutan di Paris pada Sabtu, 24 Oktober 2026.
Ia pun meminta aparat kepolisian tetap bergerak secara fleksibel dan merespons situasi dengan cepat, menurut laporan stasiun televisi BFMTV.
Nunez menyampaikan peringatan tersebut saat mengunjungi Akademi Kepolisian Nasional di Paris-Vincennes. Ia mengatakan pihak berwenang menerima banyak seruan untuk mengganggu ketertiban dari kelompok politik maupun kelompok kriminal.
“Ada banyak seruan untuk mengganggu ketertiban, yang datang dari gerakan politik atau kelompok kriminal. Karena itu, kita harus tetap sangat mobile,” kata Nunez.
Ia memperingatkan sejumlah kelompok berpotensi memicu kerusuhan dengan menyasar tempat usaha, institusi, maupun aparat keamanan.
“Kami tahu kemungkinan akan ada kelompok-kelompok berbeda yang mencoba memicu insiden, baik dengan menyasar tempat usaha, institusi, maupun aparat keamanan dalam negeri,” ujarnya. Polisi Diminta Bertindak Cepat Nunez meminta para petugas kepolisian tetap sigap dan tidak berkompromi dalam menjalankan tugas di tengah demonstrasi yang diperkirakan berlangsung di berbagai wilayah ibu kota Prancis.
“Saya mendukung kalian. Saya tahu siapa kalian, apa yang kalian hadapi, dan kekerasan yang harus kalian hadapi. Kalian dapat mengandalkan dukungan saya,” kata Nunez kepada para petugas.
Ia juga menyatakan bahwa tindakan yang dilakukan aparat kepolisian selama menjalankan tugas bersifat proporsional.
Demonstrasi pada Sabtu diperkirakan melibatkan mahasiswa Prancis dan kelompok Yellow Vests atau Rompi Kuning. Mereka berencana memprotes persoalan biaya hidup, termasuk tingginya harga bahan bakar.
Pekan lalu, sekitar 500.000 hingga 800.000 orang diperkirakan mengikuti demonstrasi di berbagai wilayah Prancis. Aksi tersebut berujung pada penangkapan lebih dari 2.500 orang setelah sejumlah demonstrasi berubah menjadi kekerasan, disertai kerusuhan dan penjarahan.
Baca juga: Polisi Paris Tingkatkan Pengamanan Jelang Demonstrasi Lanjutan Prancis




