jpnn.com, JAKARTA - Survei Indonesia Political Opinion (IPO) menempatkan Menko Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi sekaligus Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia pada posisi teratas sebagai menteri yang paling diingat publik atau top of mind.
Politikus muda Partai Golkar Arief Rosyid Hasan menilai hasil survei tersebut menunjukkan bahwa berbagai kebijakan Bahlil selama dua tahun ini mendapat perhatian masyarakat.
BACA JUGA: Bahlil Buka Suara soal Kelangkaan BBM di Bali
Menurut Arief, kebijakan yang memberikan ruang kepada rakyat kecil, mulai dari pengelolaan sumur minyak rakyat, pertambangan rakyat, hingga menjaga harga BBM bersubsidi agar tidak mengalami kenaikan.
“Ini merupakan bagian dari upaya menerjemahkan arahan Presiden Prabowo Subianto agar kebijakan negara berpihak kepada rakyat," kata Arief Sabtu (24/10).
BACA JUGA: Prabowo Sebut Indonesia Mode Survival, Bahlil Mau Setop Ekspor Gas ke Negara Tetangga
Berdasarkan hasil survei IPO yang dirilis pada Sabtu (24/10/2026), Bahlil menempati urutan pertama dalam kategori top of mind menteri Kabinet Merah Putih dengan perolehan 37,5 persen. Posisi berikutnya ditempati Abdul Muhaimin Iskandar sebesar 34,1 persen, Zulkifli Hasan 21,7 persen, dan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) 16,5 persen.
Popularitas Bahlil juga berada di posisi teratas ketika responden diberikan daftar nama menteri Kabinet Merah Putih. Dalam kategori tersebut, Bahlil memperoleh 70,4 persen, disusul AHY sebesar 62,5 persen, Abdul Muhaimin Iskandar 60,9 persen, dan Zulkifli Hasan 48 persen.
Sekretaris Akademi Partai Golkar itu menilai tingginya tingkat pengenalan publik terhadap Bahlil tidak terlepas keberpihakan terhadap masyarakat.
“Cukup hanya diukur melalui pertumbuhan investasi maupun peningkatan produksi nasional,” kata dia.
Sebab, kebijakan ekonomi juga harus mampu membuka kesempatan bagi masyarakat untuk terlibat secara langsung dalam perekonomian dan menikmati manfaat pengelolaan sumber daya alam.
“Pemerintah juga perlu memastikan masyarakat memiliki kesempatan untuk terlibat dalam kegiatan ekonomi, memperoleh manfaat dari sumber daya alam, serta terlindungi daya belinya," jelas Arief.
Selain itu, upaya mempertahankan harga BBM bersubsidi dinilai menjadi salah satu bentuk perlindungan terhadap daya beli masyarakat.
Arief juga menyoroti kebijakan transisi energi yang dijalankan Bahlil.
Menurut dia, dorongan terhadap pengembangan berbagai sumber energi bersih turut membuat kebijakan Bahlil menarik perhatian generasi muda.
"Selain itu, kebijakan Menteri Bahlil terhadap transisi energi, dengan mendorong berbagai alternatif sumber energi bersih di Indonesia menjadikannya kini digandrungi orang muda," ungkap dia.
Direktur Eksekutif IPO Dedi Kurnia Syah Putra menjelaskan kategori top of mind mengukur tingkat pengenalan spontan masyarakat terhadap menteri tanpa terlebih dahulu diberikan daftar nama. Dalam kategori tersebut, Bahlil memperoleh persentase tertinggi dibandingkan nama-nama menteri lainnya.
Survei IPO bertajuk Refleksi dan Evaluasi Publik: Dua Tahun Kabinet Merah Putih dilakukan pada 12–20 Oktober 2026 dengan melibatkan 1.200 responden menggunakan metode multistage random sampling.
Survei tersebut memiliki margin of error sebesar ±2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.(era/jpnn)
Kamu Sudah Menonton Video Terbaru Berikut ini?
Redaktur & Reporter : Elvi Robiatul




