Siswa SMP Kembangkan Alat Bantu Pengelolaan Emosi, Raih Emas ISIF 2026

republika.co.id
1 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA — Kepedulian terhadap kesehatan mental mendorong enam siswa SMP Global Mandiri Jakarta mengembangkan MindAid Pouch, perlengkapan portabel untuk membantu individu dengan gangguan bipolar mengelola emosi dan menjalani rutinitas sehari-hari. Inovasi tersebut meraih medali emas dalam ajang International Science and Invention Fair (ISIF) ke-8 tahun 2026.

MindAid Pouch dikembangkan oleh Salsabila Najwa Adela, Alisha Zahira Reza, Alisha Kirani Yudi Anwar, Kenisha Azzahra Akbar, Angeline Felice Lie, dan Rizuno Kayana Naureen Adesta melalui penelitian bertajuk Taming the Chaos: MindAid Pouch.

Dalam pengembangannya, tim berupaya memahami tantangan yang dihadapi individu dengan gangguan bipolar, terutama dalam menghadapi perubahan suasana hati, energi, dan aktivitas sehari-hari. Mereka kemudian merancang perlengkapan sederhana yang dapat dibawa dan digunakan sebagai pendukung di luar perawatan profesional.

Salah satu anggota tim, Salsabila Najwa Adela, mengatakan proses penelitian tersebut mengajarkan mereka untuk mengembangkan gagasan berdasarkan kebutuhan orang lain.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

“Lewat penelitian sains ini, kami belajar bahwa hal sederhana bisa berangkat dari kepedulian terhadap orang lain. Kami berharap MindAid Pouch bisa bermanfaat bagi orang dengan gangguan bipolar, membantu mereka merasa lebih nyaman, mengenali suasana hati, dan menjalani kegiatan sehari-hari,” kata Najwa.

Untuk merancang produk, tim mewawancarai psikolog klinis guna memahami kebutuhan pengguna. MindAid Pouch kemudian dilengkapi dengan fidget spinner, stress ball, kalender suasana hati, daftar kegiatan harian, dan kartu panduan untuk membantu pengguna menenangkan diri.

Perlengkapan tersebut dirancang untuk mendukung aktivitas sensorik, pencatatan suasana hati, penyusunan rutinitas, serta latihan pernapasan. Para siswa juga mempelajari penerapan pengetahuan sains dalam merancang alat bantu yang berkaitan dengan kebutuhan sehari-hari.

Tim turut melakukan uji awal terhadap satu partisipan dewasa dengan gangguan bipolar selama enam hari. Dalam pengamatan tersebut, partisipan menyampaikan bahwa perlengkapan sensorik, terutama stress ball, memberikan rasa nyaman dan membantu menenangkan diri.

Pengukuran selama periode pengamatan juga menunjukkan penurunan skor gejala. Namun, jumlah partisipan dan durasi pengujian yang terbatas membuat hasil tersebut belum dapat digeneralisasi atau membuktikan bahwa perubahan yang terjadi disebabkan oleh penggunaan MindAid Pouch.

Karena itu, penelitian lanjutan dengan jumlah partisipan lebih banyak dan periode pengamatan lebih panjang diperlukan untuk menilai manfaat produk secara lebih menyeluruh. MindAid Pouch juga diposisikan sebagai alat pendukung, bukan pengganti perawatan medis maupun psikologis bagi individu dengan gangguan bipolar.

Najwa mengatakan tim masih ingin menyempurnakan produk melalui masukan pengguna dan tenaga profesional. Bagi para siswa, penelitian tersebut menjadi pengalaman untuk menghubungkan kepedulian sosial dengan proses ilmiah.

ISIF 2026 diselenggarakan oleh Indonesian Young Scientist Association (IYSA) bekerja sama dengan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia (FMIPA UI). Kompetisi ini menjadi wadah bagi siswa untuk mempresentasikan hasil penelitian dan bertukar gagasan dengan peserta dari berbagai daerah maupun negara.

ISIF merupakan bagian dari rangkaian kompetisi yang juga mencakup National Science and Invention Fair (NSIF), National Research Teacher Competition (NRTC), dan International Research Teacher Competition (IRTC). Secara keseluruhan, rangkaian tersebut diikuti 1.562 tim, terdiri atas 717 tim daring dan 845 tim luring.

Kompetisi berlangsung secara daring pada 6–9 Oktober 2026 dan secara luring pada 13–17 Oktober 2026 di Balai Purnomo Prawiro, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, Depok.

Bagi tim SMP Global Mandiri Jakarta, penghargaan tersebut menjadi dorongan untuk melanjutkan penelitian dan menyempurnakan inovasi. Pengembangan MindAid Pouch menunjukkan bagaimana siswa dapat mengangkat persoalan kesehatan mental sebagai topik penelitian sekaligus belajar memahami kebutuhan pengguna melalui pendekatan ilmiah.

.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;} @font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kota Penuh Lautan Manusia, Mahasiswa Siap "Gulingkan" Pemerintahan
• 21 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Aset Bank Mandiri Tembus Rp2.404 T, Tumbuh 20,1% di Q3 2026
• 4 jam laluviva.co.id
thumb
Wacana Pansus Hak Angket Ijazah Gibran, Prabowo di Persimpangan Jalan
• 16 jam lalujpnn.com
thumb
Skenario yang Dibahas Usai Rapat Darurat AFC di Tokyo, Piala Asia 2027 Terancam Mundur ke 2028?
• 5 jam laluviva.co.id
thumb
Perlindungan Indikasi Geografis Penting untuk Masa Depan Batik Indonesia
• 4 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.