Lawan Madura United Jadi Ajang Pertaruhan Karier Bernardo Tavares Bersama Persebaya Surabaya

harianfajar
1 jam lalu
Cover Berita

HARIAN.FAJAR.CO.ID, SURABAYA — Laga melawan Madura United menjadi ujian penting bagi Bernardo Tavares untuk membuktikan kapasitasnya membawa Persebaya Surabaya kembali ke jalur kemenangan di Super League 2026/2027.

Green Force dijadwalkan menjamu Madura United di Stadion Gelora Bung Tomo, Senin (26/10/2026) pukul 19.00 WIB, dalam pertandingan pekan ketujuh yang berpotensi memengaruhi perjalanan mereka di papan klasemen.

Tavares datang ke laga tersebut dengan tekanan setelah Persebaya menelan kekalahan pertama musim ini saat menghadapi PSM Makassar di Stadion Gelora B.J. Habibie, Parepare, Kamis (22/10/2026).

Kekalahan tipis 0-1 itu sekaligus mengakhiri catatan lima pertandingan tanpa kekalahan yang sebelumnya menjadi modal Green Force dalam persaingan awal musim.

Kini, pelatih asal Portugal tersebut dituntut segera menemukan solusi agar Persebaya tidak kembali kehilangan poin, terlebih mereka akan menghadapi Madura United yang sedang berada dalam kepercayaan diri tinggi.

Madura United sebelumnya berhasil menundukkan Persib Bandung dengan skor 1-0 di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, Pamekasan, melalui gol Dimitar Mitkov pada menit ke-89.

Hasil tersebut mengantarkan Laskar Sape Kerrab ke posisi ketiga klasemen sementara dengan koleksi 13 poin dari enam pertandingan, sedangkan Persebaya berada di urutan kesembilan.

Perbedaan posisi itu membuat pertandingan di Surabaya bukan sekadar kesempatan bagi tuan rumah untuk membayar kekalahan dari PSM, tetapi juga ujian untuk menjaga ambisi bersaing di papan atas.

Tavares Dituntut Segera Bangkit

Kekalahan di Parepare meninggalkan sejumlah pekerjaan rumah bagi Tavares, terutama terkait efektivitas serangan dan konsentrasi pemain ketika menghadapi situasi krusial.

Persebaya sebenarnya memiliki kesempatan untuk membawa pulang poin dari markas PSM, tetapi gol bunuh diri Yuran Fernandes menjadi pembeda dalam pertandingan yang berlangsung ketat.

Green Force juga memperoleh hadiah penalti pada masa tambahan waktu, tetapi Alex Martins gagal memaksimalkan kesempatan tersebut setelah dua kali eksekusinya digagalkan kiper PSM, Muh Ardiansyah.

Hasil itu membuat Persebaya harus menerima kenyataan kehilangan tiga poin meski sempat memiliki peluang untuk menyamakan kedudukan.

Tavares tidak menampik kekecewaan terhadap hasil tersebut, tetapi meminta timnya tidak berlarut-larut memikirkan pertandingan yang telah berlalu.

“Kami tidak bisa lagi mengubah apa yang sudah terjadi dalam pertandingan ini. Yang bisa kami lakukan adalah mengevaluasi kekurangan dan berusaha tampil lebih baik pada laga selanjutnya,” ujar Tavares.

Pernyataan tersebut menjadi sinyal bahwa Persebaya harus segera mengalihkan perhatian ke pertandingan berikutnya dan memastikan evaluasi benar-benar diterapkan di lapangan.

Bagi Tavares, kemampuan tim merespons kekalahan akan menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga konsistensi sepanjang kompetisi.

Efektivitas Serangan Jadi Pekerjaan Rumah

Salah satu persoalan yang perlu segera dibenahi Persebaya adalah kemampuan mengubah peluang menjadi gol.

Saat menghadapi PSM, Green Force melepaskan delapan tembakan dengan tiga di antaranya mengarah ke gawang, tetapi tidak satu pun berhasil menghasilkan gol.

Kegagalan memaksimalkan peluang, termasuk penalti pada penghujung pertandingan, memperlihatkan bahwa dominasi dalam sejumlah fase permainan belum cukup untuk menjamin hasil positif.

Menghadapi Madura United, Persebaya membutuhkan penyelesaian akhir yang lebih tajam agar setiap peluang tidak terbuang percuma.

Tantangan tersebut semakin besar karena Madura United baru saja memperlihatkan kemampuan bertahan dengan baik ketika menghadapi Persib Bandung.

Kemenangan atas Maung Bandung menjadi bukti bahwa Laskar Sape Kerrab mampu menjaga pertahanan sekaligus memanfaatkan peluang untuk menentukan hasil pertandingan.

Karena itu, Tavares perlu memastikan para pemain depannya mampu tampil lebih efektif, sementara lini tengah harus memberikan suplai bola yang memadai untuk membongkar pertahanan lawan.

Selain ketajaman di depan gawang, konsentrasi di lini belakang juga harus dijaga agar kesalahan individu tidak kembali merugikan tim.

Pertaruhan Ambisi Persebaya di Papan Atas

Pertandingan melawan Madura United menjadi kesempatan bagi Persebaya untuk menunjukkan bahwa kekalahan dari PSM tidak akan merusak perjalanan mereka pada musim ini.

Kemenangan di kandang sendiri akan membantu Green Force memperbaiki posisi klasemen sekaligus mengembalikan kepercayaan diri para pemain.

Sebaliknya, kehilangan poin kembali akan membuat Persebaya semakin kesulitan mengejar tim-tim yang telah mengumpulkan angka lebih banyak pada awal kompetisi.

Meski demikian, kekalahan dalam satu pertandingan belum cukup untuk menyimpulkan bahwa karier Tavares bersama Persebaya berada di ujung tanduk, terlebih belum ada informasi mengenai ancaman pemecatan dari manajemen klub.

Tekanan yang lebih nyata saat ini adalah tuntutan untuk segera memperbaiki performa dan menjaga Persebaya tetap kompetitif sesuai ambisi yang dibangun pada awal musim.

Tavares memiliki pengalaman membawa PSM Makassar meraih gelar juara, tetapi tantangan bersama Persebaya menghadirkan situasi berbeda dengan karakter skuad dan target yang harus diperjuangkan bersama.

Laga Derbi Suramadu melawan Madura United pun menjadi momentum penting untuk membuktikan kemampuan Tavares dalam merespons tekanan setelah kekalahan perdana.

Di hadapan pendukung sendiri, Persebaya membutuhkan lebih dari sekadar permainan menyerang karena ketenangan, disiplin, dan ketajaman dalam penyelesaian akhir juga akan menentukan hasil.

Jika mampu mengamankan tiga poin, Green Force berpeluang kembali membangun momentum positif dan menjaga ambisi bersaing di papan atas Super League 2026/2027.

Namun, apabila kembali terpeleset, tekanan terhadap Tavares dan skuadnya berpotensi semakin besar seiring meningkatnya tuntutan untuk memenuhi ekspektasi pendukung Persebaya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Wacana Pemakzulan Prabowo-Gibran Memanas, Politikus Gerindra Buka Suara, Singgung Aturan Konstitusi
• 4 jam laludisway.id
thumb
DPR Minta Penyidikan Penyelundupan 1 Ton Ketamin Tidak Berhenti
• 10 jam lalujpnn.com
thumb
Evakuasi KMP Batumandi Disiapkan, Portlink III Dikerahkan Layani Penyeberangan Merak-Bakauheni
• 12 jam lalukompas.id
thumb
Wamensos Puji Inovasi Karang Taruna dan Prestasi Siswa Sekolah Rakyat di BBNKT Award
• 15 jam lalujpnn.com
thumb
BGN Kembalikan Rp160,37 Miliar ke Kas Negara Usai Temuan BPK, Masih Tersisa Rp35,8 Miliar
• 19 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.