jpnn.com - Munafri Arifuddin terpilih secara aklamasi sebagai ketua DPD Partai Demokrat Sulawesi Selatan (Sulsel) periode 2026–2031 dalam Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub) di Makassar, Sabtu (24/10/2026).
Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Herman Khaeron berharap Appi -sapaan Munafri sebagai ketua baru tetap mengakomodasi kader yang sudah lama berjuang.
BACA JUGA: Pemilih Demokrat dan PKS Paling Tak Percaya Prabowo-Gibran
"Jika kita (kader, red) bersatu, target partai pasti dapat dicapai," kata Herman Khaeron didampingi Wakil Ketua OKK DPP Partai Demokrat I Made Rai Edi.
Appi menjadi calon tunggal dan memperoleh dukungan penuh dari 27 pemilik suara, yang terdiri atas unsur DPD, 24 DPC kabupaten/kota, organisasi sayap partai, dan perwakilan Dewan Pimpinan Pusat (DPP).
BACA JUGA: Mantan Kapolda Ini Terpilih Jadi Ketua DPD Demokrat NTB
Munafri menggantikan Ni'matullah Erbe yang telah memimpin Partai Demokrat Sulawesi Selatan selama dua periode.
Herman mengapresiasi kerja keras dan dedikasi Ni'matullah dalam membesarkan Partai Demokrat di Sulawesi Selatan selama masa kepemimpinannya.
BACA JUGA: Pansus Angket Ijazah Gibran, Efriza Singgung Hubungan PDIP-Jokowi dan Sikap Prabowo
Dalam sidang pleno Musdalub, Munafri dinyatakan memenuhi persyaratan administrasi dan memperoleh dukungan dari seluruh pemilik suara.
Sementara itu, Munafri menyatakan akan menjalankan amanah tersebut sebaik-baiknya. Ia diberi waktu 30 hari untuk menyusun struktur kepengurusan baru bersama tim formatur.
"Pengurus lama memiliki kelebihan serta pengalaman yang berharga. Ini menjadi pertimbangan penting untuk memasukkan teman-teman dalam kepengurusan yang baru nanti," kata Munafri.
Sebagai langkah awal, ia akan menata organisasi dan melakukan konsolidasi internal bersama tim formatur agar kepengurusan baru dapat bekerja secara efektif.
"Segera kami membentuk kepengurusan. Saya tentu mencoba melihat potensi kader yang masuk jajaran kepengurusan, tetapi tetap melibatkan semua," ujar Wali Kota Makassar tersebut.
Dia menjelaskan penyusunan struktur kepengurusan akan mengacu pada rancangan DPP Partai Demokrat. Tim formatur juga akan menyusun kriteria untuk menentukan kader yang sesuai dengan kebutuhan organisasi.
Menurut Munafri, pembentukan kepengurusan perlu dilakukan secara terarah agar selaras dengan kebutuhan organisasi dan menjadi fondasi pelaksanaan agenda politik Partai Demokrat di Sulawesi Selatan.
Dukungan dari DPC, DPD, dan DPP dinilai penting untuk memperkuat konsolidasi serta memastikan kepengurusan baru dapat menjalankan program partai secara optimal.(Ant/JPNN)
Redaktur & Reporter : M. Fathra Nazrul Islam




