JAKARTA -- Akses layanan perbankan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta generasi muda terus diperluas melalui pemanfaatan teknologi digital dan edukasi keuangan. Bank Jakarta menjadi salah satu pelaku industri yang menghadirkan layanan pendanaan, pembiayaan, dan transaksi digital untuk menjangkau kelompok masyarakat tersebut.
Upaya itu dilakukan melalui partisipasi Bank Jakarta dalam Jakarta Financial Festival (FinFest) 2026 yang berlangsung di Blok M Square, Jakarta Selatan, pada 23–24 Oktober 2026. Dalam kegiatan tersebut, Bank Jakarta menyediakan layanan pembukaan rekening tabungan, produk deposito daring, serta informasi mengenai layanan pembiayaan.
Baca Juga
Stres Finansial Bisa Ganggu Kesehatan, Bank Jakarta Ajak Warga Atur Prioritas
Bank Jakarta Perkuat Tata Kelola Keuangan dan Manajemen Risiko
Bank Jakarta juga menggabungkan edukasi keuangan dengan kegiatan interaktif untuk mendekatkan layanan perbankan kepada masyarakat. Melalui kampanye #JakartaSehatFinansial, perusahaan menghadirkan berbagai layanan yang dapat diakses pengunjung selama festival berlangsung.
Selain layanan keuangan, Bank Jakarta menyediakan pemeriksaan kesehatan gratis melalui kerja sama dengan Klinik Bank Jakarta. Pemeriksaan tersebut meliputi gula darah, kolesterol, dan tekanan darah sebagai pelengkap kegiatan edukasi bagi pengunjung.
.rec-desc {padding: 7px !important;}
Jakarta Financial Festival 2026 merupakan kegiatan kolaborasi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Indonesia, serta Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan (FKIJK) DKI Jakarta. Penyelenggaraan perdana festival keuangan tingkat regional di Jakarta tersebut menjadi salah satu rangkaian kegiatan Bulan Inklusi Keuangan.
Kepala OJK Jabodebek Edwin Nurhadi mengatakan, penyelenggaraan festival selama dua hari mencatat partisipasi masyarakat yang tinggi. Berdasarkan laporan yang diterimanya, kegiatan tersebut menarik sekitar 7.500 pengunjung, menghasilkan lebih dari 1.000 pembukaan rekening, serta mencatat penghimpunan dana lebih dari Rp5 miliar.
“Alhamdulillah saya dilaporkan dua hari pelaksanaan tumpah ruah dan juga sukses acaranya. Catatan yang saya terima, pengunjung hampir lebih dari 7.500, kemudian juga ada pembukaan rekening lebih dari 1.000, dan pengumpulan dana lebih dari Rp5 miliar,” ujar Edwin saat penutupan Jakarta Financial Festival 2026, Sabtu (24/10/2026).
Capaian tersebut merupakan hasil penyelenggaraan festival secara keseluruhan yang melibatkan berbagai lembaga dan pelaku industri jasa keuangan. Kegiatan ini menjadi sarana bagi masyarakat untuk memperoleh informasi sekaligus mengakses produk keuangan yang sesuai dengan kebutuhan mereka.
Edwin berharap kolaborasi antara pemerintah daerah, regulator, dan industri jasa keuangan dapat berlanjut pada tahun-tahun mendatang. Kerja sama tersebut diharapkan dapat memperluas jangkauan literasi dan inklusi keuangan, terutama bagi pedagang pasar, pelaku UMKM, pelajar, dan generasi muda.
Dalam rangkaian penutupan festival, Bank Jakarta menerima dua penghargaan untuk kategori Booth Teredukatif dan Booth Teratraktif. Penghargaan tersebut diberikan atas kegiatan edukasi dan layanan interaktif yang dihadirkan Bank Jakarta selama penyelenggaraan festival.
Penutupan Jakarta Financial Festival 2026 juga dihadiri perwakilan FKIJK DKI Jakarta dan Perumda Pasar Jaya. Kegiatan tersebut diakhiri dengan pemberian apresiasi kepada para pemenang kompetisi serta institusi pendukung acara.