Jakarta Game On 2026 Buka Peluang Cuan bagi Gen Z, Hobi Gim dan Anime Kini Jadi Sumber Penghasilan

pantau.com
5 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Ajang Jakarta Game On 2026 membuka peluang ekonomi bagi generasi muda, khususnya Generasi Z (Gen Z), melalui industri gim, olahraga elektronik, dan budaya digital yang kini berkembang menjadi sumber penghasilan.

Kegiatan yang berlangsung di The Brick Hall, Fatmawati City Center, Jakarta, pada Jumat (16/10/2026) tersebut mempertemukan pemain gim, kreator konten, hingga pelaku usaha muda yang memanfaatkan hobi sebagai peluang bisnis.

Salah satu kegiatan yang menarik perhatian pengunjung adalah kompetisi olahraga elektronik atau esports Honor of Kings (HOK), yang diikuti sejumlah pemain muda dari berbagai tim.

Selain menjadi ajang kompetisi, Jakarta Game On 2026 juga memberikan ruang bagi generasi muda untuk memperkenalkan kemampuan, membangun jaringan, dan mengembangkan usaha kreatif berbasis teknologi.

Remaja 15 Tahun Hasilkan Uang dari Turnamen Gim

Salah satu peserta yang mengikuti kompetisi tersebut adalah Justine (15), pelajar yang mulai memperoleh penghasilan melalui turnamen olahraga elektronik.

Ibunya, Fera Gunawaty (43), mengaku sempat khawatir dengan kebiasaan anaknya yang menghabiskan banyak waktu bermain gim sejak duduk di bangku sekolah dasar.

"Dulu, saya sering mengeluh. Namanya anak laki-laki ya, sering mengurung diri di kamar cuma untuk main gim. Saya sempat khawatir pendidikannya terganggu," kenang Fera.

Pandangan Fera mulai berubah sekitar dua tahun lalu ketika Justine berhasil meraih juara ketiga dalam sebuah turnamen gim lokal dan membawa pulang hadiah uang tunai Rp1 juta.

Keberhasilan tersebut menjadi awal bagi Justine untuk mengembangkan kemampuannya dalam dunia olahraga elektronik.

Uang hasil kompetisi kemudian dimanfaatkan untuk membeli perangkat komputer baru yang mendukung kegiatan digital lainnya, termasuk pembuatan konten gim.

Fera kini memberikan dukungan terhadap aktivitas anaknya karena melihat adanya peluang untuk mengembangkan keterampilan sekaligus memperoleh penghasilan.

Meski Justine harus meninggalkan kegiatan belajar di kelas untuk mengikuti perlombaan, Fera meyakini anaknya mampu menjaga keseimbangan antara pendidikan dan hobinya.

Industri Gim Indonesia Tembus Rp32 Triliun

Peluang ekonomi dari dunia gim tidak hanya terbatas pada pemain profesional yang mengikuti kompetisi olahraga elektronik.

Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) mencatat nilai pasar industri gim di Indonesia pada 2025 mencapai sekitar Rp32 triliun.

Angka tersebut disampaikan Sekretaris Direktorat Jenderal Ekosistem Digital Kemkomdigi, Aryo Pamoragung, pada awal September 2026.

Besarnya nilai pasar tersebut menunjukkan potensi industri gim sebagai salah satu sektor ekonomi digital yang menyediakan berbagai peluang pekerjaan.

Sejumlah profesi yang berkaitan dengan industri ini meliputi pemain profesional, pembuat konten, pemrogram, desainer, animator, penulis cerita, hingga pengembang audio.

Selain itu, perkembangan budaya digital turut membuka peluang usaha bagi generasi muda yang ingin memasarkan produk kreatif melalui media sosial.

Mahasiswa Raup Penghasilan dari Bisnis Pernak-pernik Anime

Peluang ekonomi dalam Jakarta Game On 2026 juga dimanfaatkan Naufal (25), seorang mahasiswa yang mengembangkan usaha pernak-pernik anime.

Naufal menjual berbagai produk buatannya sendiri, mulai dari kaus sablon, stiker, gantungan kunci, boneka, hingga kertas binder kepada pengunjung pameran.

Usaha tersebut berawal dari kegemarannya menonton anime yang kemudian berkembang menjadi kegiatan bisnis berskala kecil.

Ia mulai memasarkan produknya melalui media sosial seperti TikTok dan Instagram sebelum mendapatkan respons positif dari pembeli.

"Awalnya, saya cuma iseng mempromosikan barang dagangan saya di TikTok dan Instagram. Ternyata, hasilnya lumayan dan banyak pesanan. Dari yang cuma suka nonton anime, sekarang justru dapat keuntungan dari itu," ujar Naufal.

Naufal mengaku sempat menerima ejekan dari orang-orang di sekitarnya karena kegemarannya terhadap anime dianggap sebagai aktivitas anak-anak.

Namun, tanggapan tersebut tidak menghentikannya untuk terus mengembangkan usaha dan memperluas pemasaran melalui media sosial.

Hasil penjualan berbagai produk anime tersebut kini turut membantu Naufal membiayai kebutuhan kuliahnya.

Jakarta Game On 2026 Dorong Ekonomi Kreatif Anak Muda

Penyelenggaraan Jakarta Game On 2026 menjadi wadah bagi generasi muda untuk mengembangkan potensi ekonomi melalui kegiatan yang berkaitan dengan teknologi dan budaya populer.

Kompetisi olahraga elektronik memberikan kesempatan bagi pemain muda untuk mengasah kemampuan sekaligus membangun pengalaman dalam industri gim.

Sementara itu, pameran produk kreatif membuka akses bagi pelaku usaha untuk memperkenalkan dagangan dan menjangkau konsumen secara langsung.

Pengalaman Justine dan Naufal memperlihatkan dua bentuk peluang ekonomi yang muncul dari perkembangan industri digital, yakni melalui kompetisi gim dan perdagangan produk kreatif.

Dengan nilai pasar industri gim Indonesia yang mencapai sekitar Rp32 triliun pada 2025, sektor ini memiliki ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan keterampilan dan kegiatan usaha.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Cara Cek Penerima Bansos Beras 30 Kg Oktober-Desember 2026 Lewat HP
• 21 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Kim Jong Un Kunjungi Kota Perbatasan China Lewat Jembatan Baru
• 23 jam laludetik.com
thumb
Kapolri Puji Polda Sumut Usai Sita 1,16 Ton Ketamin
• 5 jam lalumediaapakabar.com
thumb
Langka! Ketua Mahkamah Agung Iran Temui Mojtaba Khamenei, Apa yang Dibahas?
• 10 jam laludetik.com
thumb
Film Secrets Jadi Ajang Comeback Ravi Bharwani dan Duet Maut Sha Ine-Abimana
• 2 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.