Jakarta, VIVA – Kabar duka kembali datang dari keluarga besar Tentara Nasional Indonesia (TNI). Mantan Panglima TNI Laksamana TNI (Purn) Widodo Adi Sutjipto atau Widodo AS meninggal dunia di Jakarta pada Minggu (25/10/2026).
Widodo AS mengembuskan napas terakhir di kediamannya pada pukul 21.30 WIB dalam usia 82 tahun.
Kabar duka tersebut dikonfirmasi oleh Komando Armada II melalui pernyataan belasungkawa resmi:
Panglima Komando Armada II, Laksda TNI I G.P. Alit Jaya, S.H., M.Si, dan Ketua Gabungan II Gabungan Jalasenastri Koarmada RI, Ny. Yully Alit Jaya, Beserta Seluruh Prajurit Jalasena Koarmada II
Mengucapkan:
Innalillahi wa innalilahi rajiun
Turut Berduka Cita
Atas Wafatnya
Laksamana TNI (Purn) Widodo Adi Sutjipto
Panglima TNI Periode 1999-2002
"Semoga amal ibadah beliau diterima, diampuni segala dosanya dan keluarga yang ditinggalkan diberi keikhlasan oleh Allah SWT"
Kepergian Widodo AS menjadi kehilangan bagi TNI. Ia tercatat dalam sejarah sebagai Panglima TNI pertama yang berasal dari matra Angkatan Laut pada era reformasi.
Widodo memimpin TNI pada 26 Oktober 1999 hingga 7 Juni 2002. Ia menjadi perwira pertama dari luar matra Angkatan Darat yang menduduki jabatan Panglima TNI sejak 1962.
Penunjukan Widodo berlangsung pada masa pemerintahan Presiden keempat RI, Abdurrahman Wahid atau Gus Dur.
Sebelum dipercaya menjadi Panglima TNI, ia menjabat Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) dan Wakil Panglima TNI.
Pengangkatannya menandai perubahan dalam sejarah kepemimpinan militer Indonesia, mengingat jabatan Panglima TNI sebelumnya lebih banyak diisi perwira tinggi dari Angkatan Darat.
Museum Kepresidenan RI Balai Kirti juga mencatat penunjukan Widodo pada 1999 sebagai yang pertama bagi perwira dari luar TNI AD.
Perjalanan Karier dari Angkatan Laut
Widodo Adi Sutjipto lahir di Boyolali, Jawa Tengah, pada 1 Agustus 1944. Ia merupakan lulusan Akademi Angkatan Laut (AAL) tahun 1968.
Karier militernya dimulai sebagai perwira senjata di KRI Irian.
Setelah itu, ia menjalani berbagai penugasan di lingkungan TNI AL, termasuk memimpin sejumlah kapal perang dan menduduki posisi di jajaran komando armada.
Widodo menjabat KSAL pada 26 Juni 1998 hingga 17 Juli 1999. Ia kemudian dipercaya menjadi Wakil Panglima TNI sebelum diangkat sebagai Panglima TNI pada Oktober 1999.





