Tekan Polusi dan Suhu Panas Jakarta, BMKG Gelar OMC Tabur 4 Ton Garam

rctiplus.com
5 jam lalu
Cover Berita
Tekan Polusi dan Suhu Panas Jakarta, BMKG Gelar OMC Tabur 4 Ton GaramNasional | sindonews | Minggu, 25 Oktober 2026 - 07:55Dengarkan Berita

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi DKI Jakarta melaksanakan operasi modifikasi cuaca (OMC) di wilayah Jakarta sepanjang 21-25 Oktober 2026. Operasi ini bertujuan menurunkan polusi udara yang dapat mengganggu jalannya event yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi DKI.

Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani menjelaskan bahwa OMC merupakan bagian dari penguatan sinergi BMKG dan Pemprov DKI dalam upaya mitigasi bencana hidrometeorologi, serta pemantauan dan pengendalian pencemaran kualitas udara. Informasi meteorologi, klimatologi, dan geofisika sangat diperlukan untuk mendukung pengambilan keputusan dan penanganan isu lingkungan perkotaan.

Baca juga: Prakiraan Cuaca Wilayah Jakarta, BMKG: Jaksel-Jaktim Turun Hujan

Baca Juga:Jadwal Siaran Langsung Timnas Indonesia vs Singapura Malam Ini, Kick Off Jam Berapa?

“Terkhusus dalam aspek kualitas udara, BMKG dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta telah melakukan pertukaran data terkait parameter meteorologi dan kualitas udara,” ungkap Faisal dalam keterangannya, dikutip Minggu (25/10/2026).

Saat ini, pemantauan serta analisis kualitas udara, seperti informasi PM2.5 terkini dan prediksi hingga tiga hari ke depan, semakin mudah diakses masyarakat melalui aplikasi JAKI. Ke depan, penguatan sistem peringatan dini kualitas udara diupayakan dapat mendukung komunikasi risiko dan aksi dini masyarakat, terutama kelompok rentan.

Deputi Bidang Modifikasi Cuaca BMKG, Tri Handoko Seto, menjelaskan, pelaksanaan OMC harus berlandaskan pada kajian meteorologis, kondisi atmosfer, serta kebutuhan operasiona. Dengan demikian, OMC diharapkan dapat membantu mendukung upaya mitigasi polusi udara di wilayah Jakarta dan sekitarnya melalui intervensi awan untuk penurunan hujan.

Baca juga: Profil Irjen Pol Dekananto Eko Purwono, Ahli Intelkam yang Kini Menjabat Kapolda Jawa Timur

“Hujan berpotensi membantu membersihkan sebagian partikel pencemar dari atmosfer, meskipun efektivitasnya bergantung pada kondisi cuaca dan karakteristik pencemar. Upaya ini juga diharapkan dapat mendukung terciptanya kondisi lingkungan yang lebih nyaman di tengah kondisi suhu panas,” tutur Seto.

Baca Juga:Gadis di Surabaya Diduga Dicabuli Ayah Tiri Berulang Kali saat Ibu Pergi Pengajian

Direktur Operasional Modifikasi Cuaca BMKG, Budi Harsoyo, menambahkan bahwa, pada periode penyemaian awan, kondisi atmosfer lokal yang lembap disertai massa udara konvektif sedang mendukung turunnya hujan di wilayah Jabodetabek. Hingga 23 Oktober, penyemaian awan telah dilakukan dengan menaburkan 4.000 kg atau 4 ton garam (NaCl) dalam empat sorti penerbangan.“Pada Jumat (23/10/2026), telah dilaksanakan dua sorti penyemaian awan di ketinggian 10.000—11.000 kaki (3.048—3.352,8 meter). Penerbangan sorti pertama menyasar awan potensial di area Jakarta Selatan, Bekasi, Depok, dan Bogor; sedangkan penerbangan sorti kedua berfokuskan pada penyemaian di area Bogor,” papar.

Penyemaian awan menggunakan armada pesawat jenis Cessna Caravan C208B bernomor registrasi PK-SNH, dengan pusat komando (posko) berlokasi di Bandara Pondok Cabe, Tangerang Selatan, Banten. Usai penyemaian awan, berdasarkan pantauan citra radar BMKG dan laporan visual pada sore hingga malam hari, terpantau adanya kejadian hujan di area Jakarta Selatan dan Jakarta Timur.

Baca Juga:Gunung Ili Lewotolok di NTT Erupsi, Kolom Abu Capai 700 Meter

BMKG menegaskan, OMC merupakan salah satu instrumen pendukung mitigasi dan tidak menggantikan upaya pengendalian pencemaran udara yang berasal dari emisi ataupun langkah-langkah pengelolaan lingkungan lainnya. Maka dari itu, sinergi antarlembaga dan pemanfaatan informasi cuaca serta kualitas udara tetap menjadi bagian penting dalam mendukung lingkungan perkotaan yang lebih sehat dan tangguh.

#daerah

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
DHL Siap Investasi Rp 63 Miliar, 66 Persen Armadanya Berbasis Listrik pada 2030
• 1 jam lalukumparan.com
thumb
Walau Kebobolan Tiga Gol, Emil Audero Tetap Dipuji Jurnalis Spanyol: Kalau Tak Ada Dia Pasti Kena Bantai
• 5 jam lalutvonenews.com
thumb
Gerakan Indonesia Berhaji, BSI Himpun Tabungan Haji Hampir Rp18 Triliun
• 20 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
AFC Pastikan Piala Asia 2027 Tetap Digelar Sesuai Jadwal, Vietnam Mulai Panaskan Mesin
• 14 jam lalurepublika.co.id
thumb
BYD Dilarang Masuk Pangkalan Militer Amerika Serikat di Jepang, Diduga Gara-gara Hal Ini
• 1 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.