DHL Express Indonesia berencana terus menambah kendaraan listrik untuk mendukung distribusi logistik yang lebih ramah lingkungan. Terbaru, perusahaan memboyong 30 unit Wuling Mitra EV Blind Van varian Long Range dan akan memperbanyak mobil tersebut dalam waktu dekat.
Senior Technical Advisor DHL Express Indonesia, Ahmad Mohamad, mengatakan pihaknya akan kembali menambah puluhan unit Mitra EV sampai tahun 2027. Peningkatan jumlah armada listrik akan terus dilakukan secara bertahap hingga 180 unit dengan total investasi sekitar Rp 63 miliar.
"Untuk tahun ini saya sarankan beli lagi 30 unit, tahun depan mungkin lagi 30 atau 40 unit, akan terus-terusan lah tukar armada kami dari bensin ke EV. Satu mobil kurang lebih Rp 350 juta, tinggal dikali 180, tapi itu bertahap ya," buka Ahmad saat ditemui awak media di Halim, Jakarta Timur, Selasa (20/10).
Kini, DHL Express Indonesia telah memiliki 261 kendaraan logistik dan 58 unit di antaranya berbasis listrik. Pada tahun 2030, Ahmad bilang perusahaan menargetkan sekitar 66 persen armada berubah menjadi kendaraan setrum.
Saat ditanya soal kemampuan target itu, Ahmad menjawab perusahaan mampu. Penggunaan armada setrum hanya sebagian kecil dari total investasi DHL Express Indonesia.
Ia menyampaikan, perusahaan lebih banyak berinvestasi pada infrastruktur, termasuk penyediaan charging station di 25 pusat layanan yang tersebar di seluruh Indonesia.
"Kami tidak akan menggunakan mobil lebih dari 5 atau 6 tahun. Bila mobil sudah mencapai masanya, kami akan ubah. Itu memberikan kami kesempatan untuk memutuskan ditukar EV atau kendaraan konvensional," jelasnya.
Di sisi lain, Ahmad membuka peluang kendaraan berat seperti truk akan berbasis listrik jika ekosistem dinilai sudah siap. Sekarang armada setrum digunakan untuk distribusi barang dalam jangkauan 300 kilometer, sementara rute di luar jarak tersebut masih menggunakan kendaraan bensin.
Dari segi operasional, ia menuturkan tidak ada dampak signifikan terhadap biaya yang dikeluarkan maupun harga yang dibayarkan konsumen. Keberadaan armada listrik justru disukai para kurir karena lebih nyaman digunakan saat mengemudi.





