jpnn.com, BANDUNG - Seorang juru parkir di Pasar Induk Caringin, Kota Bandung, meninggal dunia setelah dikeroyok oleh sekelompok orang.
Aksi penyerangan itu terjadi pada Sabtu (24/10/2026) petang, dan menyebabkan tiga orang korban.
BACA JUGA: Aksi Penyerangan Berdarah di Pasar Induk Caringin, Satu Orang Tewas
Kapolsek Babakan Ciparay AKP Kardi mengatakan berdasarkan informasi yang diterima aparat, kejadian ini berawal dari kesalahapahaman antara kedua belah pihak.
"Awalnya ini adalah kesalahpahaman antara tukang parkir dan kuli panggul. Tukang parkir itu dikira nyuri bawang," kata Kardi saat dikonfirmasi, Minggu (25/10).
BACA JUGA: BTN Targetkan Bangun 200 Ribu Unit Rumah Rendah Emisi Pada 2030
Menurut dia, kesalahpahaman itu sebenarnya sudah berhasil diredakan. Namun entah hal apa yang terjadi kemudian pengeroyokan tidak terelakan kepada sejumlah juru parkir, hingga satu dari tiga orang meninggal dunia.
"Sudah sempat berdamai, tapi ada kesalahpahaman lagi lah," ujarnya.
BACA JUGA: Teras Cihampelas Segera Dibongkar, Pemprov Jabar Targetkan Lelang Pekan Ini
Juru parkir dan kuli panggul, lanjut Kardi, sudah lama berada di sana sehingga mereka sebenarnya ada yang saling mengenal.
Atas kasus ini, kepolisian pun tengah melakukan pengejaran kepada terduga tersangka pelaku pengeroyokan hingga meninggal tersebut.
"Kalau tersangka sudah ada dalam pengejaran inisialnya kami sudah ada," paparnya.
Sebelumnya, penyerangan menggunakan senjata tajam terjadi di kawasan Pasar Induk Caringin, Kecamatan Babakan Ciparay, Kota Bandung pada Sabtu petang.
Akibat kejadian tersebut, satu orang tewas, sedangkan dua korban lainnya mengalami luka-luka, satu di antaranya kritis.
Peristiwa berdarah itu terjadi sekitar pukul 17.50 WIB di area Ruko Blok B-,2, dekat Bank Mega Pasar Induk Caringin.(mcr27/jpnn)
Redaktur : Yessy Artada
Reporter : Nur Fidhiah Sabrina




