None Jakarta Citra Poerwa Ingatkan Stres Keuangan Bisa Ganggu Kesehatan Mental dan Fisik, Sarankan Utamakan Kebutuhan Dasar

pantau.com
8 jam lalu
Cover Berita

Pantau - None Jakarta 2026 Citra Poerwa mengingatkan bahwa pengelolaan keuangan yang kurang baik dapat memicu stres finansial dan berdampak terhadap kesehatan mental maupun fisik seseorang.

Hal tersebut disampaikan Citra dalam diskusi Financial Festival 2026 bertajuk "Sehat Finansial, Sehat Badan, Sehat Jakarta" yang berlangsung di Blok M Square, Jakarta Selatan, Sabtu (24/10/2026).

Citra menekankan bahwa kondisi kesehatan seseorang tidak hanya ditentukan oleh kebugaran tubuh, tetapi juga mencakup kesehatan mental dan kemampuan berinteraksi dengan lingkungan sosial.

“Berdasarkan definisinya sendiri, sehat itu ada tiga aspek. Sehat fisik, sehat mental, dan juga sehat sosial. Jadi bukan semata-mata tubuhnya saja, tapi pikiran kita, mentalnya bagaimana dalam menghadapi sehari-hari dan juga sosial, interaksi dengan lingkungan sekitarnya,” kata Citra.

Menurutnya, keseimbangan antara kesehatan fisik, mental, sosial, dan kondisi keuangan perlu diperhatikan untuk menunjang aktivitas sehari-hari.

Stres Finansial Berpotensi Mengganggu Kesehatan Mental dan Fisik

Citra menjelaskan bahwa tekanan akibat persoalan keuangan memiliki keterkaitan dengan kondisi kesehatan seseorang.

Masalah finansial yang tidak ditangani dengan baik berpotensi menimbulkan tekanan psikologis dan memengaruhi kesehatan fisik.

Ia menyebut terdapat penelitian yang membahas hubungan antara stres finansial dan kesehatan mental maupun fisik.

"Ada jurnalnya yang betul membahas kalau stres finansial itu berpengaruh terhadap kesehatan mental dan juga fisik. Jadi kita harus bisa gimana caranya menghadapi permasalahan itu satu per satu. Nanti kalau misalkan dirasa sudah butuh bantuan profesional, jangan segan-segan untuk minta bantuan profesional," kata Citra.

Citra menyarankan masyarakat menghadapi persoalan keuangan secara bertahap agar setiap masalah dapat ditangani sesuai kemampuan.

Ia juga mengingatkan pentingnya mencari bantuan profesional apabila tekanan yang dialami sudah membutuhkan penanganan lebih lanjut.

Generasi Sandwich Disarankan Mendahulukan Kebutuhan Dasar

Dalam diskusi tersebut, Citra turut menyoroti tantangan yang dihadapi generasi pelapis atau sandwich generation dalam mengatur keuangan.

Kelompok ini menghadapi kebutuhan untuk membagi penghasilan antara kepentingan pribadi dan tanggungan keluarga.

Menurut Citra, penentuan skala prioritas menjadi langkah penting agar pengeluaran tetap terkendali.

Ia menyarankan agar kebutuhan dasar dipenuhi terlebih dahulu sebelum mengalokasikan dana untuk kebutuhan sekunder dan tersier.

“Mungkin kalau dari saya, mungkin lebih ke kebutuhan dasarnya dulu yang harus dipenuhi. Antara kebutuhan diri sendiri dan keluarga pasti ada kebutuhan dasarnya dulu, baru yang sekunder dan tersiernya,” ucap Citra.

Pengaturan prioritas tersebut ditujukan untuk membantu seseorang membagi anggaran sesuai kebutuhan diri sendiri dan keluarga.

Citra Ajak Anak Muda Menjaga Kesehatan Sejak Dini

Selain membahas pengelolaan keuangan, Citra mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan sejak usia muda.

Ia menyebut kebiasaan hidup sehat sebagai bentuk investasi jangka panjang agar seseorang dapat tetap produktif hingga usia lanjut.

Di tengah kesibukan pekerjaan, masyarakat disarankan memanfaatkan waktu luang untuk melakukan aktivitas fisik secara konsisten.

Citra juga menekankan pentingnya menjaga pola makan seimbang untuk mendukung kebugaran tubuh.

Selain aktivitas fisik dan pola makan, pengelolaan beban pikiran turut menjadi perhatian dalam menjaga kestabilan kehidupan sehari-hari.

Menurutnya, kesadaran dalam mengelola pikiran atau mindfulness dapat menjadi bagian dari upaya menjaga keseimbangan hidup.

Financial Festival 2026 Digelar di Blok M Square

Financial Festival 2026 berlangsung pada 23–24 Oktober 2026 di Blok M Square, Jakarta Selatan.

Kegiatan tersebut merupakan penyelenggaraan perdana secara regional di DKI Jakarta yang bekerja sama dengan Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan (FKIJK) DKI Jakarta.

Acara ini juga menjadi bagian dari rangkaian kegiatan program Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) DKI Jakarta.

Salah satu program yang berkaitan dengan kegiatan tersebut adalah Digitalisasi Pasar Inklusif.

Diskusi bertajuk "Sehat Finansial, Sehat Badan, Sehat Jakarta" turut menghadirkan Pemimpin Grup Dana Ritel dan Transaksional Bank Jakarta Yuniar T. Manik.

Selain itu, Corporate Credit Analyst Bank Jakarta Dedi Akhmadi juga hadir sebagai narasumber.

Melalui diskusi tersebut, peserta mendapatkan pembahasan mengenai hubungan pengelolaan keuangan, kesehatan fisik, kesehatan mental, dan penentuan prioritas kebutuhan sehari-hari.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Bukan Sekadar Lari, Dimas Seto Hadirkan Aksi Pasang Kaki Palsu di Panggung Run For Humanity Tangsel
• 3 jam lalugrid.id
thumb
Sleman kembangkan padi sehat berbasis irigasi ramah lingkungan
• 6 jam laluantaranews.com
thumb
Bisnis Suvenir Asemka: Pernah Garap Pesanan 40 Ribu Mug hingga Pernikahan Artis
• 5 jam lalukumparan.com
thumb
Capcom Konfirmasi Kebocoran Data 11,7 Juta Pengguna, Waspadai Email Phishing
• 12 jam lalumedcom.id
thumb
Mantan Duet Megawati Hangestri Kirim Sinyal Jelang V-League, Red Sparks Siap Hadapi Hyundai Hillstate
• 5 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.