Kemenkes Buka Beasiswa Afirmasi Tenaga Kesehatan 2026, Cek Syarat dan Cara Daftarnya!

medcom.id
8 jam lalu
Cover Berita
Jakarta: Kementerian Kesehatan (Kemenkes) membuka pendaftaran Program Bantuan Pendanaan Pendidikan Afirmasi Pendidikan Tinggi Tenaga Kesehatan Prioritas Nasional Tahun 2026. Program ini dihadirkan untuk memberikan kesempatan bantuan pendanaan pendidikan bagi calon tenaga kesehatan di lima bidang prioritas nasional.

“Punya cita-cita berkarier di bidang kesehatan? Tahun 2026, ada program bantuan pendidikan bagi calon tenaga kesehatan di lima bidang prioritas nasional. Kesempatan untuk melanjutkan pendidikan sekaligus mempersiapkan diri menjadi bagian dari pelayanan kesehatan Indonesia,” tulis informasi dalam unggahan akun Instagram @bakom.ri dikutip Minggu, 25 Oktober 2026.

Program bantuan ini memprioritaskan putra-putri daerah tertinggal, perbatasan, dan kepulauan (DTPK) untuk menempuh pendidikan tinggi. Hal tersebut diharapkan dapat mempercepat pemerataan serta pemenuhan tenaga kesehatan berkualitas di seluruh pelosok Nusantara.

Namun, sebelum membahas lebih lanjut mengenai persyaratan dan tata cara pendaftarannya. Yuk, simak terlebih dahulu informasi lengkap mengenai program bantuan pendidikan Kemenkes 2026 berikut ini. Apa Itu Program Bantuan Pendanaan Pendidikan Afirmasi Kemenkes? Mengutip laman sibk.kemkes.go.id, Beasiswa Afirmasi Tenaga Kesehatan Prioritas Nasional merupakan program bantuan biaya pendidikan dari Kemenkes. Program ini dirancang untuk memenuhi, meratakan, dan meningkatkan mutu tenaga kesehatan di berbagai daerah Indonesia.

Sasaran program mencakup lima bidang tenaga kesehatan prioritas, yaitu Radiografer, Pranata Laboratorium Kesehatan/Ahli Teknologi Laboratorium Medik (ATLM), Terapis Gigi dan Mulut, Apoteker (Tenaga Kefarmasian), serta Fisikawan Medik.

Kemenkes membuka peluang ini bagi lulusan SMA/MA/SMK atau sederajat yang belum bekerja dan tengah menjalani studi pada program studi (prodi) tenaga kesehatan prioritas tersebut. Melalui beasiswa ini, para mahasiswa diharapkan dapat menyalurkan potensi, komitmen, dan kontribusi nyatanya dalam memajukan pembangunan kesehatan di Tanah Air. Program Studi Sasaran Bantuan pendidikan ini tersedia melalui institusi pendidikan mitra Kementerian Kesehatan untuk lima prodi bidang prioritas nasional, meliputi:
  1. Fisikawan Medik: S1 Fisika peminatan Fisika Medis dan Profesi
  2. Terapis Gigi dan Mulut: D3 Kesehatan Gigi/D4 Terapi Gigi dan Mulut
  3. Ahli Teknologi Laboratorium Medik (ATLM): D3/D4 Teknologi Laboratorium Medis
  4. Tenaga Kefarmasian: D3 Farmasi/S1 Farmasi dan Profesi Apoteker
  5. Radiografer: D3 Radiologi/D4 Teknologi Radiologi Pencitraan.
Komponen Pembiayaan Beasiswa Bantuan pembiayaan Beasiswa Afirmasi Tenaga Kesehatan Prioritas Nasional terbagi menjadi dua skema penyaluran, yaitu: Dibayarkan ke Institusi Pendidikan
  1. Biaya Operasional Pendidikan (BOP)/SPI/IPI yang dibayarkan sebanyak satu kali bagi mahasiswa yang memulai studi sejak semester 1
  2. Uang Kuliah Tunggal (UKT)/SPP yang dibayarkan secara berkala setiap semester sesuai dengan ketentuan perguruan tinggi setempat.
Dibayarkan Langsung ke Peserta
  1. Biaya hidup, operasional, serta buku dan referensi yang disalurkan setiap semester untuk menunjang kebutuhan belajar penerima beasiswa.
  2. Biaya penunjang tugas akhir yang diberikan satu kali selama masa pendidikan untuk mendukung penyusunan penelitian atau skripsi.
 

Baca Juga :

'Full Cover'! Pemerintah Siapkan 1.000 Beasiswa Dokter Spesialis di 2026-2027

Kewajiban Masa Pengabdian Pasca-Pendidikan Penerima beasiswa wajib melaksanakan pengabdian di Fasilitas Pelayanan Kesehatan, seperti Puskesmas atau Rumah Sakit sesuai dengan penetapan prioritas nasional Kemenkes. Ketentuan jangka waktu pengabdian terbagi sebagai berikut:
  1. Minimal 3 (Tiga) Tahun: Bagi peserta yang ditempatkan di Daerah Tertinggal, Perbatasan, Kepulauan (DTPK) maupun Daerah Bermasalah Kesehatan (DBK).
  2. Minimal 4 (Empat) Tahun: Bagi peserta yang ditempatkan di luar wilayah DTPK dan DBK.
Persyaratan Pendaftaran Untuk mendaftar beasiswa ini, pendaftar harus memenuhi beberapa persyaratan sebagai berikut:
  1. Warga Negara Indonesia (WNI)
  2. Lulusan SMA/MA/SMK atau sederajat dan belum bekerja
  3. Mahasiswa baru kelas reguler semester gasal Tahun Akademik 2026/2027 atau mahasiswa aktif (on-going) dengan sisa masa studi minimal dua semester
  4. Tidak berstatus ASN, TNI/Polri, maupun pegawai tetap, kontrak, atau honorer di fasilitas kesehatan, instansi pemerintah, atau swasta
  5. Bersedia menjalani masa pengabdian sesuai ketentuan
  6. Memenuhi persyaratan tambahan yang ditetapkan penyelenggara
  7. Putra-putri daerah tertinggal, perbatasan, dan kepulauan (DTPK) menjadi prioritas sesuai ketentuan program.
Dokumen Persyaratan yang Harus Disiapkan Sebelum mengajukan pendaftaran, pastikan seluruh dokumen berikut lengkap, terbaca jelas, dan sesuai format yang ditentukan: Dokumen Umum dan Administrasi
  1. Pas foto terbaru berlatar belakang merah
  2. KTP dan Kartu Keluarga (KK) terbaru
  3. Surat keterangan mahasiswa aktif
  4. Surat keterangan sehat dan bebas narkoba beserta hasil pemeriksaan laboratorium
  5. Bukti kepesertaan BPJS Kesehatan aktif dari aplikasi Mobile JKN
  6. Formulir 1 Surat komitmen calon peserta
  7. Formulir 3 Surat izin orang tua/wali/suami/istri.
Dokumen Akademik
  1. Mahasiswa baru wajib menyerahkan ijazah dan rapor SMA/sederajat
  2. Mahasiswa aktif (on-going) wajib menyerahkan Kartu Hasil Studi (KHS) atau transkrip nilai dan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK).
Jadwal Seleksi Beasiswa Proses seleksi berlangsung dalam beberapa tahapan sesuai jadwal berikut:
  1. Pendaftaran dan Unggah Dokumen: 14-30 Oktober 2026
  2. Verifikasi dan Validasi Administrasi: 26 Oktober-6 November 2026
  3. Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi: 9 November 2026
  4. Tahap Wawancara: 10-13 November 2026
  5. Penetapan Hasil Akhir Seleksi: 17 November 2026
  6. Penetapan Penerima Bantuan Pendidikan: 19 November 2026
Tata Cara Pendaftaran Berikut langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk mendaftar:
  1. Akses laman resmi pendaftaran di sibk.kemkes.go.id
  2. Buat akun baru atau masuk ke Sistem Informasi Beasiswa Kementerian Kesehatan
  3. Isi data diri serta unggah seluruh berkas persyaratan administrasi dan akademik sesuai format
  4. Periksa kembali seluruh dokumen yang telah diunggah sebelum mengirim pendaftaran (submit)
Sobat Medcom, itulah informasi lengkap mengenai Program Bantuan Pendanaan Pendidikan Afirmasi Tenaga Kesehatan Kemenkes 2026. Yuk, persiapkan dokumen pendaftaranmu dan raih kesempatan emas ini! (Talitha Islamey)
 

Baca Juga :

Siap-Siap! Beasiswa Riset Baznas 2026 Hingga 30 Juta Kembali Hadir untuk Mahasiswa dan Peneliti


Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
  • URL Berhasil di Salin Kemenkes Buka Beasiswa Afirmasi Tenaga Kesehatan 2026, Cek Syarat dan Cara Daftarnya! Klik untuk baca: https://www.medcom.id/pendidikan/news-pendidikan/MkM5Z2mk-kemenkes-buka-beasiswa-afirmasi-tenaga-kesehatan-2026-cek-syarat-dan-cara-daftarnya

(CEU)

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Mencekam! 3 Juru Parkir Pasar Caringin Bandung Diserang Puluhan Orang, 1 Tewas 2 Kritis
• 16 jam lalurctiplus.com
thumb
Menhaj Gus Irfan Buka Expo UMKM di Yogyakarta, Dorong Produk Lokal Masuk Rantai Pasok Haji
• 3 jam laludisway.id
thumb
Jelang Demo Nasional, Jendela Pertokoan di Paris Ditutup Papan Kayu
• 18 jam laludetik.com
thumb
Bagaimana Melindungi Populasi Siamang?
• 8 jam lalukompas.id
thumb
Jalan Mulus Munafri Arifuddin Pimpin Demokrat Sulsel, Tak Ada Lawan
• 19 jam lalujpnn.com
Berhasil disimpan.