100 Tahun Sumpah Pemuda, Hasto Dorong Anak Muda Kuasai Teknologi-Siap Memimpin

kumparan.com
3 jam lalu
Cover Berita

Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mendorong generasi muda menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi serta mempersiapkan diri menjadi pemimpin di berbagai bidang. Pesan tersebut disampaikan dalam rangkaian Merah Muda Fest 2026 untuk menyongsong 100 tahun Sumpah Pemuda pada 2028.

“Anak-anak muda, pesan dari Ibu Megawati Soekarnoputri, harus menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi serta bagaimana mempraktikkannya bagi kemanusiaan, dan mempersiapkan diri untuk menjadi pemimpin dalam bidang politik, ekonomi, kebudayaan, dan yang terpenting membangun karakter agar menampilkan Indonesia yang berpihak kepada mereka yang masih tertindas, yang diperlakukan tidak adil,” kata Hasto saat menghadiri kegiatan napak tilas Sumpah Pemuda di Museum Sumpah Pemuda, Jakarta, Minggu (25/10).

Hasto mengatakan Merah Muda Fest digelar untuk menyongsong 100 tahun Sumpah Pemuda sekaligus mendorong kepeloporan generasi muda.

“Jadi Merah Muda Festival ini, ini merupakan tahun yang kedua dan semuanya dilaksanakan dalam rangka 100 tahun Sumpah Pemuda. Sehingga PDI Perjuangan adalah partai yang pertama menginisiasi ini karena kesadaran bahwa di tangan anak-anak muda masa depan diletakkan,” ujar Hasto.

Hasto mengatakan Museum Sumpah Pemuda menjadi momentum untuk menggelorakan kembali semangat perjuangan generasi muda. Dia menyebut PDIP memberikan ruang bagi anak muda untuk mengembangkan ide dan gagasan.

“Dan hari ini kita gelorakan kembali spiritnya dari Museum Sumpah Pemuda ini, dan dari sinilah seluruh ide, gagasan, spirit, dan perjuangan anak-anak muda mendapat ruang yang sebesar-besarnya di PDI Perjuangan,” ujar Hasto.

Dalam rangkaian acara tersebut, peserta mengikuti napak tilas dengan rute dari Museum Sumpah Pemuda, melewati Gereja Katedral Jakarta, hingga berakhir di Lapangan Banteng. Sebanyak 500 pelajar dan pemuda mengikuti kegiatan tersebut.

Anggota Komisi X DPR RI Denny Cagur mengatakan napak tilas itu bertujuan mengajak generasi muda memahami kembali perjuangan para pemuda pada 1928.

“Yang mau disampaikan adalah bagaimana anak-anak muda hari ini semoga bisa mendapatkan semangat Sumpah Pemuda seperti yang dilaksanakan oleh para pendahulu kita pada tahun 1928, di mana belum ada sosial media, belum ada teknologi, belum ada kemajuan apa-apa, bahkan kita belum merdeka tapi mereka bisa berkumpul di seluruh Indonesia,” kata Denny.

Denny menilai kemudahan yang dimiliki generasi muda saat ini semestinya dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan lebih banyak hal positif. Dia berharap semangat persatuan dan perjuangan pemuda terdahulu dapat menjadi inspirasi bagi generasi sekarang.

Sementara itu, anggota DPR RI Komisi IX PDIP, Charles Honoris dalam sambutan pada kegiatan napak tilas, disampaikan bahwa perjalanan tersebut bukan sekadar menyusuri lokasi bersejarah, melainkan juga upaya mengenalkan kembali sejarah lahirnya Sumpah Pemuda dan semangat persatuan yang menjadi salah satu fondasi berdirinya Indonesia.

“Kita ingin sejarah tidak berhenti sebagai catatan di dalam buku atau cerita yang kita dengar setiap hari. Kita ingin sejarah menjadi sumber inspirasi yang menggerakkan anak muda untuk berbuat sesuatu bagi Indonesia,” kata Charles.

Charles mengajak generasi muda menjadikan momentum menuju satu abad Sumpah Pemuda pada 2028 sebagai kesempatan untuk memperkuat persatuan dan berkontribusi bagi masa depan Indonesia.

“Karena itu, mari kita gunakan momentum ini untuk memperkuat persatuan, menumbuhkan rasa cinta tanah air, dan membangun generasi muda yang tidak hanya bangga terhadap sejarah bangsanya, tetapi juga bersedia melanjutkan perjuangan untuk masa depan Indonesia,” tutup Charles.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Promo Payday DAMRI 25 Oktober 2026, Diskon Tiket 20% hingga Rp20.000
• 23 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Komisi VIII DPR dan Fakultas Tarbiyah UIN Surakarta Dorong Lingkungan Belajar Humanis di Madrasah
• 15 jam lalurepublika.co.id
thumb
Sorot Masalah Transportasi dan Lingkungan di Jabar, KDM Ajak Insinyur Indonesia Cari Solusi Bersama
• 4 jam laluviva.co.id
thumb
Bertemu Menhan Sjafrie, Bupati Jembrana Curhat soal Kekurangan Jumlah Dokter
• 1 jam lalujpnn.com
thumb
17.942 Hektare Karhutla Belum Padam, BNPB: Kalimantan Tengah Jadi Prioritas Utama
• 8 jam lalurctiplus.com
Berhasil disimpan.