Pertamina Dorong UMKM Binaan Tembus Pasar Internasional, Berdayakan Perempuan dan Penyandang Disabilitas

pantau.com
7 jam lalu
Cover Berita

Pantau - PT Pertamina (Persero) memperkuat pembinaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk meningkatkan daya saing bisnis sekaligus memberikan dampak sosial melalui pelestarian budaya, pemberdayaan perempuan dan penyandang disabilitas, serta penciptaan peluang kerja bagi masyarakat.

Vice President Corporate Communication Pertamina Muhammad Baron mengatakan sejumlah UMKM binaan telah menunjukkan bahwa kegiatan usaha tidak hanya menghasilkan keuntungan ekonomi, tetapi juga dapat memberikan manfaat bagi lingkungan sosial.

Menurutnya, program pembinaan perusahaan diarahkan untuk membantu pelaku usaha meningkatkan kapasitas produksi, memperluas jaringan pemasaran, dan mengembangkan kegiatan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.

"Program pembinaan UMKM Pertamina dirancang untuk membantu pelaku usaha memperkuat kapasitas, memperluas akses pasar, dan meningkatkan daya saing. Kami berharap pertumbuhan UMKM juga mampu menciptakan manfaat ekonomi dan sosial yang dirasakan masyarakat secara langsung," ujarnya dalam keterangan di Jakarta, Minggu (25/10/2026).

Baron menyebut Adhimas Batik, Joglo Ayu Tenan, dan Kraton Leather sebagai contoh UMKM binaan yang mengembangkan usaha sekaligus melibatkan masyarakat dalam kegiatan produksinya.

Adhimas Batik di Klaten Libatkan Penyandang Disabilitas dalam Produksi

Adhimas Batik merupakan usaha kerajinan yang berlokasi di Desa Jarum, Kecamatan Bayat, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.

Usaha milik Suyanto tersebut telah berjalan selama lebih dari 30 tahun dengan mengembangkan berbagai produk berbasis batik tulis.

Selain memproduksi kain batik, Adhimas Batik menghadirkan inovasi melalui penerapan motif batik pada topeng, tempat tisu, nampan kayu, payung, hingga botol minum.

Dalam menjalankan usahanya, Suyanto turut melibatkan masyarakat sekitar sebagai tenaga produksi.

Salah satu bentuk pemberdayaan tersebut adalah memberikan kesempatan kerja kepada penyandang disabilitas wicara yang hingga kini aktif bekerja sebagai pembatik.

Adhimas Batik mulai mengikuti program pembinaan Pertamina pada 2013.

Melalui program tersebut, Suyanto memperoleh pelatihan, pendampingan usaha, serta kesempatan mengikuti berbagai pameran.

Salah satu pameran yang diikuti adalah Inacraft yang membantu memperluas akses pemasaran produk hingga ke luar negeri.

Joglo Ayu Tenan Yogyakarta Berhasil Pasarkan Produk hingga Jepang

UMKM binaan Pertamina lainnya adalah Joglo Ayu Tenan yang didirikan Yayuk di Yogyakarta pada 2015.

Usaha tersebut berkembang menjadi ruang kreatif yang menggabungkan kegiatan berkarya dengan upaya meningkatkan kesejahteraan mental dan emosional melalui konsep creative wellbeing.

Joglo Ayu Tenan juga menjadi tempat kolaborasi bagi perempuan, perajin lokal, komunitas kreatif, dan penyandang disabilitas.

Berbagai kegiatan yang diselenggarakan tidak hanya berorientasi pada penjualan produk, tetapi juga mengangkat budaya lokal sebagai bagian dari aktivitas kreatif.

Kegiatan tersebut turut menarik minat masyarakat umum dan wisatawan.

Joglo Ayu Tenan mulai mendapatkan pembinaan Pertamina pada 2018.

Dukungan yang diberikan membantu usaha tersebut memperluas jaringan bisnis dan menjangkau pasar internasional.

Produk Joglo Ayu Tenan kini telah dipasarkan hingga Jepang yang menjadi salah satu pasar ekspor utamanya.

Kraton Leather Berdayakan Puluhan Perajin Kulit Lokal

Di Yogyakarta, Kraton Leather menjadi contoh UMKM binaan Pertamina yang mengembangkan usaha kerajinan kulit melalui kerja sama dengan masyarakat.

Usaha tersebut dirintis oleh Aziz Imawan Prasetyo atau Wawan dengan melibatkan puluhan perajin lokal dalam kegiatan produksi.

Wawan menerapkan pola kemitraan yang memberikan kesempatan bagi para perajin untuk memperoleh penghasilan sekaligus meningkatkan keterampilan.

Melalui kerja sama tersebut, para perajin juga mendapatkan transfer pengetahuan yang dapat digunakan untuk mengembangkan usaha secara mandiri.

Kraton Leather mulai memperoleh dukungan pembinaan Pertamina pada 2021.

Bantuan tersebut mencakup perluasan kegiatan promosi melalui pameran dan berbagai program pemasaran.

Langkah itu membantu Kraton Leather meningkatkan pengenalan produk kepada calon pembeli dan mitra usaha.

Pertamina Perkuat Akses Pasar dan Pemberdayaan Masyarakat

Baron menjelaskan bahwa pengembangan UMKM merupakan bagian dari upaya Pertamina mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.

Menurutnya, pembinaan usaha tidak hanya ditujukan untuk meningkatkan kemampuan bisnis, tetapi juga memperluas manfaat bagi masyarakat sekitar.

Pertamina memberikan dukungan melalui pelatihan, pendampingan, dan akses terhadap kegiatan promosi serta pemasaran.

Program tersebut diharapkan dapat membantu UMKM binaan mengembangkan produk yang memiliki daya saing sekaligus membuka kesempatan ekonomi bagi kelompok masyarakat yang terlibat.

"Para mitra binaan Pertamina ini menunjukkan bahwa UMKM dapat menjadi lebih dari sekadar penggerak ekonomi. Di tangan para pelaku usaha tersebut, UMKM juga menjadi sarana pelestarian budaya, pemberdayaan kelompok rentan, penciptaan lapangan kerja, hingga ruang tumbuh bagi masyarakat untuk berkembang bersama," jelas Baron.

Keberhasilan Adhimas Batik, Joglo Ayu Tenan, dan Kraton Leather menjadi contoh pengembangan usaha yang memadukan pertumbuhan bisnis dengan pelestarian budaya serta pemberdayaan masyarakat.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
BMKG: Makassar dan 15 Daerah di Sulsel Potensi Hujan Hari Ini
• 19 jam lalucelebesmedia.id
thumb
Pemprov DKI Klaim Konser Ye & JRF 2026 Hasilkan Perputaran Uang hingga Rp 150 M
• 12 jam lalukumparan.com
thumb
Tim Gabungan Cegah Kebakaran Hutan di Lore Poso Meluas ke Permukiman
• 9 jam lalumetrotvnews.com
thumb
UMKM Binaan Pertamina Hadirkan Manfaat dan Dampak Sosial Bagi Masyarakat
• 15 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Operasi Patuh 2026 Dimulai 26 Oktober, Ini 11 Pelanggaran Lalu Lintas yang Disasar
• 3 jam laluwartaekonomi.co.id
Berhasil disimpan.