BSI International Expo 2026 Catat Transaksi Rp5,38 Triliun dan 65.800 Pengunjung

kumparan.com
5 jam lalu
Cover Berita

BSI International Expo 2026 membukukan transaksi Rp5,38 triliun dan menarik 65.800 pengunjung selama tiga hari penyelenggaraannya. Nilai transaksi tersebut meningkat lebih dari dua kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai Rp2,6 triliun.

Digelar PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) dengan dukungan Danantara Indonesia, pameran ini resmi ditutup di Jakarta International Convention Center (JICC), Minggu (25/10).

Capaian transaksi tersebut merupakan akumulasi dari rangkaian kegiatan, termasuk Road to BSI International Expo yang digelar sebelum pameran. Rangkaian ini memperkenalkan produk unggulan lokal sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap solusi keuangan syariah, mulai dari pembiayaan rumah dan otomotif hingga produk emas serta perjalanan halal.

Mengusung semangat "Buy Local, Go Global", expo tahunan BSI ini menghadirkan 426 tenant dari berbagai subsektor industri halal dan UMKM. Ajang ini menjadi ruang bagi pelaku usaha untuk memperkenalkan produk sekaligus membuka peluang pengembangan bisnis.

Direktur Utama BSI, Anggoro Eko Cahyo, mengatakan tingginya antusiasme pengunjung khususnya generasi muda, menunjukkan peluang yang semakin terbuka bagi produk lokal untuk menjadi pilihan utama masyarakat.

Namun, menurutnya, pengembangan UMKM perlu terus berlanjut setelah pameran berakhir. Tantangannya adalah menjaga keberlanjutan bisnis agar pelaku usaha mampu tumbuh, memperluas jangkauan pasar, dan menjadi local champion.

“Bagi BSI, penguatan UMKM bukan hanya tentang pembiayaan, tetapi juga membuka akses terhadap pasar, teknologi, dan jejaring bisnis. Kami ingin membantu pelaku usaha naik kelas, memperkuat daya saing, dan memiliki kesiapan untuk memasuki pasar global,” ujar Anggoro.

Selain mendukung pengembangan usaha, BSI International Expo 2026 menjadi bagian dari upaya memperluas inklusi keuangan syariah. Upaya tersebut dilakukan dengan merangkul UMKM, komunitas, serta membangun kolaborasi dengan berbagai pihak.

Pada kesempatan ini, BSI juga meluncurkan sejumlah produk baru. Di antaranya BSI LYFE Card yang memberikan kesempatan bagi nasabah untuk membeli tiket perjalanan, tiket konser, dan memenuhi kebutuhan lainnya, serta BEWIZE Gold yang menyediakan layanan emas bagi nasabah institusi.

Pengembangan Industri Halal Masih Potensial

Peluang pengembangan industri halal sendiri masih terbuka lebar. Indonesia memiliki sekitar 253 juta penduduk Muslim atau 87,14 persen dari total populasi, yang menjadi modal besar untuk memperkuat ekosistem industri ini.

Di tingkat global, berdasarkan State of the Global Islamic Economy Report 2025/2026, belanja konsumen Muslim pada enam sektor ekonomi halal mencapai USD 2,60 triliun pada 2024. Nilainya diproyeksikan meningkat menjadi USD 3,56 triliun pada 2029.

Sebagai bank syariah milik negara, BSI memperkuat dukungan bagi UMKM melalui akses pembiayaan, layanan digital BYOND by BSI dan BEWIZE by BSI, serta konektivitas bisnis dengan mitra domestik maupun internasional.

Jaringan BSI di Dubai juga menjadi salah satu pintu untuk menjajaki peluang perdagangan sekaligus mempertemukan pelaku usaha Indonesia dengan pasar global.

Melalui BSI International Expo 2026, BSI menegaskan komitmennya untuk memperkuat ekosistem ekonomi syariah. Dukungan ini diharapkan dapat membantu produk lokal tumbuh menjadi local champion yang mampu bersaing di pasar global.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
PENSA 2026 Indonesia Menjadi Wadah Kolaborasi Para Nakes, Peneliti, hingga Ahli Gizi
• 19 jam lalujpnn.com
thumb
Bersiap! BMKG Prediksi Hujan di Sejumlah Wilayah Indonesia pada Senin (26/10) | KOMPAS MALAM
• 2 jam lalukompas.tv
thumb
Bukan Cuma Jakarta! Ini Daftar Kota dengan Biaya Hidup Termahal
• 4 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
KBAF 2026: Inovasi BRIN dan Solusi Impor untuk Batik Pekalongan
• 4 jam lalueranasional.com
thumb
Satgas PRR Dorong Percepatan Pembangunan 187 Huntap di Desa Tandihat Tapsel
• 13 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.