Banjir setinggi 40 centimeter menggenangi kawasan perumahan di Kelurahan Pabuaran Mekar, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor. Banjir disebabkan tanggul Kali Sugu Tamu jebol imbas hujan deras sore tadi.
"Akibat hujan dengan intensitas deras dan meningkatnya debit air, serta arus kencang Kali Sugu Tamu, membuat tanggul jebol dan mengakibatkan banjir," kata Kahid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor M Adam Hamdani, Minggu (25/10/2026).
Adam menyebutkan, banjir dilaporkan ke petugas BPBD ketika kawasan Cibinong diguyur hujan deras sekitar pukul 15.30 WIB. Berdasarkan hasil kaji cepat tim BPBD, banjir sempat menggenangi 113 rumah yang dihuni 205 jiwa, dengan ketinggian mencapai 40 centimeter.
"Terdampak banjir lintasan dengan ketinggian perkiraan ketinggian air sekitar 30 CM - 40 CM. (Jumlah) korban terdampak berdasarkan perkiraan hasil kaji cepat (sebanyak) 113 rumah atau Kepala Keluarga, atau 205 jiwa," kata Adam.
"Tembok pembatas aliran Kali Sugu Tamu yang jebol sepanjang kurang lebih 9 meter," imbuhnya.
Adam menyebutkan, tim BPBD melakukan penanganan dan penyedotan banjir yang menggenangi bagian dalam rumah warga. Hingga malam ini, banjir mulai berangsur surut dan penghuni mulai membersihkan rumahnya secara mandiri.
"Untuk saat ini air yang menggenang sudah berangsur surut dan warga telah membersihkan rumahnya yang terendam," imbuhnya.
Banjir juga dilaporkan terjadi di Jalan Raya Alfalah Cikaret, Kecamatan Cibinong. Banjir setinggi 50 centimeter menggenangi jalur alternatif Bogor-Depok, hingga sempat tidak bisa dilewati kendaraan.
"Akibat hujan deras dengan intensitas tinggi serta pendangkalan pada saluran drainase di lokasi tersebut sehingga mengakibatkan banjir dan berdampak pada jalan raya. Jalan raya terendam banjir lintasan dengan ketinggian 45 Cm-50 Cm," kata Staf Kedaruratan BPBD Kabupaten Bogor Andi Sumardi dihubungi terpisah.
"Fasilitas umum terdampak Jalan Raya Alfalah Cikaret penghubung jalan alternatif menuju ke Depok. Untuk saat ini air yang menggenang sudah berangsur surut, dan jalan raya sudah dapat di lalui kembali dari ke dua arah," imbuhnya.
(dek/dek)





