SURABAYA, iNews.id – Insiden ledakan dahsyat yang diduga dipicu kebocoran tabung gas elpiji 12 kilogram mengguncang permukiman padat di Kampung Kupang Segunting Gang 4 Nomor 54, Kota Surabaya, Jawa Timur, Senin (26/10/2026) pagi.
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 07.22 WIB tersebut mengakibatkan empat rumah warga rusak. Selain kerugian material, dua orang lanjut usia (lansia) luka-luka hingga harus dilarikan ke rumah sakit.
Dua korban luka yakni Jeannie Laurenchia (69), pemilik rumah pusat ledakan, serta Ruth Lifa (82), tetangga depan rumah yang terkena imbas hempasan material.
"Dua orang korban lansia sudah dievakuasi dan dilarikan ke RSUD Dr. Soewandhie Surabaya. Satu korban menderita luka bakar dan satu korban lainnya terkena serpihan serta hempasan material bangunan," ujar Katim Ops Kedaruratan BPBD Kota Surabaya, Arif Sunandar, Senin (26/10/2026).
Saksi mata, Agus Pramono, ledakan bermula ketika gas dari tabung elpiji 12 kg yang bocor memenuhi ruangan rumah. Diduga ada pemantik atau pemicu api kecil yang seketika menyambar akumulasi gas tersebut hingga memicu ledakan besar.
Baca Juga:Prabowo Sampaikan Belasungkawa Meninggalnya Guruh SoekarnoputraBerdasarkan hasil pendataan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Surabaya, ledakan menyebabkan satu bangunan rumah hancur parah pada bagian struktur utama dan tiga rumah di sekitarnya mengalami kerusakan pada dinding serta atap.
Mengantisipasi bahaya reruntuhan susulan serta mengamankan barang bukti, petugas gabungan BPBD dan Satpol PP Kota Surabaya telah memasang garis pembatas (police line) dan mensterilkan area sekitar kejadian.
Pihak BPBD dan jajaran kepolisian masih menunggu hasil investigasi resmi serta Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dari Tim Inafis Polrestabes Surabaya guna memastikan penyebab pasti musibah ledakan tersebut.
#jatim




