Pidie Jaya: Banjir merendam lima gampong di Kecamatan Bandar Dua, Kabupaten Pidie Jaya, Aceh. Ketinggian air di wilayah terdampak berkisar 20 hingga 80 sentimeter.
Pelaksana Tugas Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pidie Jaya, Okta Handipa, mengatakan air mulai naik sekitar pukul 17.30 WIB, Minggu, 25 Oktober 2026. Hingga kini, air masih menggenangi permukiman warga.
“Air mulai naik sekitar pukul 17.30 WIB, dengan ketinggian bervariasi antara 20 hingga 80 sentimeter,” kata Okta Handipa kepada Metrotvnews.com, Senin, 26 Oktober 2026.
Baca Juga :
Pembangunan 110 Huntap bagi Penyintas Bencana di Pidie Jaya Capai 10 PersenLima gampong yang terdampak banjir meliputi Alue Keutapang, Babah Krueng, Alue Mee, Blang Kita, dan Pohroh. Seluruh wilayah tersebut berada di Kecamatan Bandar Dua. Okta membenarkan wilayah yang terdampak banjir tersebut sebelumnya termasuk dalam zona merah atau kawasan rawan banjir.
“Kami masih melakukan pendataan mengenai jumlah warga terdampak, pengungsi, maupun kerugian akibat banjir tersebut,” ujar Okta.
Banjir kembali melanda Pidie Jaya, Aceh. Foto: Dokumentasi BPBD Pidie Jaya
BPBD Pidie Jaya terus memantau perkembangan kondisi banjir. Pihaknya mengimbau warga tetap waspada terhadap potensi kenaikan air, terutama jika hujan kembali mengguyur wilayah tersebut.
“Hingga pemantauan terakhir, air masih menggenangi permukiman warga,” jelas Okta.




