Rupiah Tembus di Atas Rp18.000 per USD, BI: Kita Terus Monitor

idxchannel.com
1 jam lalu
Cover Berita

Otoritas moneter menegaskan tetap bersiaga di pasar guna menjaga stabilitas nilai tukar agar bergerak sejalan dengan mekanisme pasar.

Rupiah Tembus di Atas Rp18.000 per USD, BI: Kita Terus Monitor. Foto: iNews Media Group.

IDXChannel - Bank Indonesia (BI) memastikan terus memantau pergerakan nilai tukar rupiah setelah mata uang garuda dibuka melemah hingga menembus level di atas Rp18.000 per USD pada pembukaan perdagangan hari ini, Senin (26/10/2026).

Otoritas moneter menegaskan tetap bersiaga di pasar guna menjaga stabilitas nilai tukar agar bergerak sejalan dengan mekanisme pasar.

Baca Juga:
Jaga Rupiah dan Likuiditas, BI Borong SBN Rp135 Triliun hingga Oktober 2026

Tekanan terhadap mata uang domestik yang terjadi sejak pembukaan perdagangan memicu perhatian pelaku pasar keuangan. Menanggapi dinamika pasar spot tersebut, bank sentral menegaskan komitmennya untuk mengawal likuiditas valuta asing agar tetap seimbang.

"Kita tetap ada di pasar tergantung supply dan demand hari ini, pokoknya tetap kita monitor pergerakannya," ujar Gubernur BI Destry Damayanti selepas acara Danantara Technology Innovation Investment Forum (DTIIF), Jakarta, Senin (26/10/2026).

Baca Juga:
Rupiah Tembus Rp18.130 per USD, Ekonom Ingatkan Kewaspadaan Tinggi dari Pemerintah

Pelemahan rupiah hingga melampaui level psikologis Rp18.000 per USD tersebut terjadi di tengah tingginya dinamika arus modal dan kebutuhan devisa harian. Bank sentral mencermati pergerakan nilai tukar secara terukur agar tidak memicu gejolak berlebihan terhadap stabilitas makroekonomi nasional.

Fluktuasi kurs yang melemah pada awal sesi dinilai masih mencerminkan dinamika penyesuaian pasar uang yang wajar. Kendati demikian, otoritas moneter memilih untuk mendalami faktor fundamental yang menjadi pemicu utama dari pelemahan tersebut.

Baca Juga:
BI Perkuat Insentif Pasar Uang, Tingkatkan Daya Tarik Dana Asing untuk Bentengi Rupiah

"Ini volatilitas biasa, tapi kita kan terus monitor dan kita lihat root cause-nya juga," kata Destry.

(NIA DEVIYANA)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kemenkum Gratiskan 19 Jenis Layanan Hak Cipta, Ini Rinciannya
• 1 jam laluidxchannel.com
thumb
Netanyahu Perintahkan Blokade Wilayah Tepi Barat
• 18 jam laluokezone.com
thumb
10 Rekomendasi Anime Slice of Life Komedi, Cerita Lucu Penuh Pesan Kehidupan
• 6 jam lalukatadata.co.id
thumb
BEI Tambah Anggota Komite HSC, Libatkan Investor Asing hingga Akademisi
• 5 jam lalukatadata.co.id
thumb
Pramono Optimistis Konser Kanye West hingga JRF Bisa Dongkrak Ekonomi Jakarta 
• 22 jam lalukatadata.co.id
Berhasil disimpan.