Grid.ID - Kiprah Chittaphon Leechaiyapornkul atau yang lebih akrab disapa TEN di industri hiburan internasional terbilang menarik untuk disimak. Mengawali langkah besarnya di Korea Selatan lewat NCT dan subunit WayV, idol berdarah Thailand ini berhasil membuktikan kualitasnya sebagai artis serbabisa.
Lahir di Bangkok pada 27 Februari 1996, pemuda berdarah Thailand ini telah menempuh perjalanan panjang hingga menjadi salah satu figur paling diperhitungkan di industri hiburan Asia. Ketertarikannya pada seni pertunjukan sudah terlihat sejak remaja.
Setelah memenangkan ajang pencarian bakat lokal di Thailand pada 2011, pintu menuju industri K-pop terbuka saat ia lolos audisi global SM Entertainment di Bangkok pada 2013. Dikenalkan sebagai anggota pradebut SM Rookies, TEN langsung mencuri perhatian berkat kemampuan menarinya yang luwes, ekspresif, dan berkarakter kuat.
Kariernya resmi melesat saat melakoni debut bersama NCT U lewat lagu legendaris "The 7th Sense" pada 2016. Sejak saat itu, rekam jejaknya terus berkembang pesat. Ia dipercaya menjadi pilar utama di berbagai proyek bergengsi, mulai dari subunit WayV yang berbasis di Tiongkok, supergroup SuperM yang menyasar pasar Amerika Serikat, hingga merilis proyek solo perdananya yang menuai banyak pujian kritikus musik.
Kemampuannya menguasai empat bahasa, yakni Thailand, Inggris, Korea, dan Mandarin, semakin mempertegas posisinya sebagai artis lintas batas yang mudah diterima audiens global. Namun, deretan pencapaian bersama grup ternama tidak membuat TEN berpuas diri.
Menginjak fase karier yang lebih matang, ia mengambil langkah berani untuk keluar dari zona nyaman. TEN memilih hengkang dari SM Entertainment pada April 2026.
Ia kemudian merintis jalannya sendiri dengan mendirikan perusahaan kreatif independen bernama ILLIMNT. Melalui wadah ini, TEN bertransformasi dari sekadar penampil di atas panggung menjadi perancang konsep di balik layar, menentukan arah musik, estetika visual, hingga kurasi kolaborasi brand yang sejalan dengan identitas pribadinya.
Perubahan peran dari seorang penampil panggung menjadi pemimpin kreatif di balik layar tentu membawa konsekuensi pada ritme hariannya. Menghadapi jadwal kerja yang kian padat dan tuntutan ide-ide baru, TEN menyadari pentingnya memiliki ruang pribadi yang tenang.
Pandangan hidup yang mengutamakan kepraktisan tanpa mengorbankan estetika inilah yang mempertemukannya dengan Simplus. Memiliki akar perjalanan yang serupa lewat semangat “Born in Thailand, Made for Global”, merek peralatan rumah tangga modern asal Thailand tersebut resmi menunjuk TEN sebagai Global Brand Ambassador melalui kampanye bertajuk #PlusTenToYourLife.
CEO Simplus, Jack, menilai sosok TEN mencerminkan generasi muda masa kini yang dinamis, mandiri, dan menghargai kenyamanan hidup sehari-hari. Melalui filosofi Live Young, Live Beautiful, kolaborasi ini ingin menunjukkan bahwa peralatan rumah tangga bukan sekadar barang fungsional, melainkan bagian dari penunjang gaya hidup yang membuat keseharian terasa lebih personal.
Kebutuhan rutinitas tersebut tercermin dalam kurasi perangkat yang dihadirkan, mulai dari perlengkapan penata rambut seperti hair dryer dan styling brush, mesin kopi praktis untuk di rumah, hingga air purifier dan dehumidifier berdesain minimalis yang mudah menyatu dengan interior kamar.
Bagi masyarakat maupun para 10VELYS (sebutan penggemar TEN) di Indonesia yang ingin menyelaraskan rutinitas serupa, Simplus turut menghadirkan program belanja menyambut periode festival 11.11 dengan hadiah merchandise eksklusif dari TEN. (*)
Artikel Asli




