Dwayne Johnson atau The Rock telah menjalani proses syuting film terbarunya, Lizard Music, di Brooklyn. Dalam film yang disutradarai Benny Safdie ini, Johnson menjalani perubahan fisik yang signifikan dengan bantuan protestik.
Dilansir Variety, Dwayne Johnson menjadi Chicken Man, seorang pria berusia 70-an tahun dalam film Lizard Music. Dalam sejumlah foto dari lokasi syuting, ia terlihat mengenakan topi bucket berwarna cokelat muda dan mantel.
Selain itu, Johnson membawa sepotong piza saat berjalan bersama lawan mainnya, Theo Clark Leber, yang membawa boneka kadal berukuran besar.
Penampilan Johnson dalam film Lizard Music dirancang oleh Kazu Hiro, seniman prostetik yang baru-baru ini mengubah penampilan Tom Cruise menjadi seorang taipan minyak berusia lanjut untuk film Digger.
Lizard Music diadaptasi dari buku anak-anak berjudul sama karya Daniel Pinkwater. Film ini mengisahkan seorang anak laki-laki yang secara tidak sengaja menemukan musisi-musisi kadal aneh di televisi pada larut malam.
Penemuan tersebut membawanya bertemu dan berteman dengan seorang pria eksentrik yang memiliki seekor ayam berusia sangat tua, demikian bunyi sinopsis resmi film tersebut.
Dwayne Johnson soal Perubahan Penampilan di Film Lizard MusicSelain Johnson dan Leber, film ini juga dibintangi Rachel McAdams, Colman Domingo, David Krumholtz, Jeff Goldblum, Alicia Silverstone, dan Regina Hall. Diproduksi oleh Amazon MGM Studios, Lizard Music dijadwalkan tayang di bioskop pada Hari Natal, 25 Desember 2027.
Dalam sesi retrospektif karier di Festival Film Toronto 2025, Johnson mengungkapkan bahwa ia tidak membutuhkan waktu lama untuk menerima tawaran bermain dalam Lizard Music. Menurutnya, Safdie hanya membutuhkan waktu sekitar 45 menit untuk meyakinkannya bergabung dalam proyek tersebut.
Johnson juga mengungkapkan bahwa dirinya harus menurunkan berat badan hingga sekitar 30 pon atau 13,6 kilogram massa otot demi memerankan Chicken Man. Ia pun berseloroh bahwa transformasi tersebut membuat dirinya harus mengurangi konsumsi ayam.
"Saya sangat bersemangat mendapat kesempatan untuk kembali melakukan transformasi, seperti yang berhasil saya lakukan dalam The Smashing Machine," kata Johnson.





