RI Gencar Transaksi Global Tanpa Dolar AS, Akhir 2026 Tembus Rp998 T

cnbcindonesia.com
2 jam lalu
Cover Berita
Foto: Gubernur Bank Indonesia, Destry Damayanti saat menyampaikan Hasil Rapat Dewan Gubernur Bulanan Bulan Oktober 2026 Cakupan Triwulanan dan Tahunan di Gedung Bank Indonesia, Jakarta, Rabu (21/10/2026). (CNBC Indonesia/Tri Susilo)

Jakarta, CNBC Indonesia - Gubernur Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti mengungkapkan transaksi tanpa dolar Amerika Serikat antara Indonesia dengan negara-negara mitra dagang kian membesar.

Ia mengatakan, transaksi dengan mata uang lokal melalui skema local currency transcation (LCT) itu pada akhir 2026 akan mencapai US$ 55 miliar atau setara Rp998,08 triliun (kurs Rp 18.147/US$).

Nilai proyeksi itu menurut Destry akan tumbuh sekitar 120% dibanding dengan nilai transaksi LCT yang tercatat hingga akhir 2025 sebesar US$ 25 miliar.


Baca: Rupiah Ditutup Melemah 0,39%, Dolar AS Naik Jadi Rp18.110

"Perkiraan akhir tahun ini sekitar 55 miliar USD padahal tahun lalu itu baru sekitar 25 miliar USD. Mainly adalah dari China," kata Destry dalam acara Danantara Technology Innovation Investment Forum (DTIIF) 2026 di Jakarta, Senin (26/10/2026).

Destry menegaskan, dengan semakin besarnya pemanfaatan LCT, maka akan dapat membantu mengurangi kebutuhan dolar di dalam negeri, dan memperbaiki defisit transaksi berjalan per kuartal II-2026 yang telah menembus level 3% PDB.

"Ini akan mengurangi penggunaan juga USD sehingga juga nilai tukar kita juga akan bisa lebih balance. Jadi pendekatan bilateral banyak kami lakukan," papar Destry.

Baca: Pengguna Sudah 71 Juta, BI Mau Jadikan QRIS Sebagai Kredit Scoring

Sebagaimana diketahui, hingga Agustus 2026, nilai transaksi LCT telah mencapai US$49,4 miliar ekuivalen, hampir dua kali lipat dibandingkan realisasi sepanjang 2025 yang sebesar US$25,7 miliar ekuivalen.

Saat ini, kerja sama LCT Indonesia telah berjalan dengan tujuh negara mitra, yakni China, Jepang, Malaysia, Thailand, Korea Selatan, Uni Emirat Arab (UEA), dan Singapura.


(arj/arj)
Saksikan video di bawah ini:
Video: BI Buka Suara Soal Efek Isu Global ke Pelemahan Rupiah

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
KLH dan MUI Serukan Gerakan Tobat Ekologis demi Atasi Krisis Lingkungan
• 5 menit laluokezone.com
thumb
BRI Super League: Bali United Gagal Menang di Kandang Persita, Johnny Jansen Akui Pertahanan Buruk
• 20 jam lalubola.com
thumb
Olah Limbah Jadi Produk Bernilai, Empat Tim Sekolah Binaan Astra Raih Medali FIKSI 2026
• 6 jam lalurepublika.co.id
thumb
Buku Baru Ungkap Diplomasi Jepang-Uni Soviet Jelang Perang Dunia II
• 2 jam laluviva.co.id
thumb
Gas Elpiji Meledak di Surabaya: Rusak 2 Rumah, 6 Orang Terluka
• 1 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.