JAKARTA, DISWAY.ID – Petugas pemadam kebakaran (Damkar) menjadi salah satu garda terdepan dalam menghadapi situasi darurat, mulai dari kebakaran hingga operasi penyelamatan warga.
Karena itu, kemampuan teknis dan kesiapan personel menjadi faktor penting untuk memastikan penanganan berlangsung cepat, tepat, dan aman.
Sebanyak 110 personel Damkar dari berbagai daerah mengikuti pelatihan teknis yang diselenggarakan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) di Balai Pelatihan Kompetensi Fungsional Aparatur Pemerintahan Dalam Negeri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
BACA JUGA:Saat Kapolres Tangsel Cek Penanganan Kebakaran Gudang, 30 Mobil Damkar Dikerahkan
Pelatihan yang dibuka baru-baru ini meliputi Pelatihan Teknis Operator Pemadam Kebakaran Angkatan I dan II serta Kualifikasi Pemadam I Angkatan X dan XI Tahun 2026.
Kepala BPSDM Kemendagri Andi Ony Prihartono mengatakan, tugas petugas Damkar tidak terbatas pada memadamkan api.
Mereka juga bertanggung jawab membantu penyelamatan jiwa, melindungi harta benda, serta menjaga keberlangsungan aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat saat terjadi situasi krisis.
"Tugas Damkar tidak hanya memadamkan api, tetapi juga menyangkut penyelamatan jiwa, perlindungan harta benda, serta menjaga keberlangsungan aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat," tutur Ony.
BACA JUGA:Kebakaran Terjadi di Terminal Kontainer NPCT1 Kalibaru, 19 Unit Damkar Dikerahkan
Menurut dia, keberhasilan pelatihan tidak cukup diukur dari banyaknya materi yang dipahami peserta selama pembelajaran.
Hal yang lebih penting adalah penerapan kemampuan tersebut ketika petugas kembali bertugas di daerah masing-masing.
"Yang terpenting dari pelatihan ini adalah dampaknya bagi masyarakat. Setelah kembali bertugas, petugas harus lebih terampil menggunakan peralatan, lebih siap merespons keadaan darurat, serta disiplin menjalankan prosedur keselamatan. Manfaatnya harus dirasakan melalui pelayanan yang cepat, tepat, aman, dan manusiawi," ujarnya.
BACA JUGA:Cerita Driver Gojek Bantu Damkar Padamkan Titik Api di Banjarbaru, Kalimantan
Selama pelatihan, peserta mendapatkan pembekalan mengenai teknik pemadaman dan penyelamatan, identifikasi risiko, komunikasi dalam situasi darurat, hingga kerja sama tim.
Aspek keselamatan kerja juga menjadi perhatian dalam pelatihan tersebut. Penerapan prosedur keselamatan atau safety procedure diperlukan untuk mengurangi risiko selama operasi, baik bagi masyarakat yang membutuhkan pertolongan maupun petugas yang menjalankan misi penyelamatan.
- 1
- 2
- »





