TNI AU mengirimkan 4,6 ton dry ice atau es kering ke Palembang, Sumatera Selatan, dan Banjarmasin, Kalimantan Selatan, untuk mendukung operasi modifikasi cuaca (OMC) dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Pengiriman dilakukan menggunakan dua pesawat angkut Hercules dari Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, pada Minggu (25/10/2026).
Dalam siaran pers resmi Mabes TNI di Jakarta pada Senin (26/10/2026) dijelaskan, dry ice yang dikirim pada Minggu itu akan dipakai untuk menciptakan hujan buatan guna memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
“Pelaksanaan OMC untuk membantu mengurai asap di wilayah terdampak karhutla,” kata Mayjen TNI Muhammad Nas Kepala Pusat Penerangan TNI.
Nas memaparkan bahwa TNI AU mengerahkan dua pesawat angkut Hercules, yakni Hercules A-1344 dan Hercules A-1339.
“Pesawat Hercules A-1339 mendistribusikan 2.338 kilogram dry ice melalui dua sortie ke Banjarmasin. Sementara itu, pesawat Hercules A-1344 mengangkut 1.123 kilogram dry ice ke Banjarmasin dan 1.162 kilogram ke Palembang,” kata Nas dilansir dari Antara.
Setelah dry ice sampai di Palembang dan banjarmasin, kemudian personel yang ada di sana akan menyebarkan dry ice ke langit wilayah karhutla menggunakan pesawat.
Dengan begitu, diharapkan hujan buatan akan muncul dengan tujuan memadamkan api yang di sana.
Ia memastikan pihaknya akan terus mempersiapkan armada pesawat angkut untuk mendukung proses pemadaman karhutla melalaui OMC.
“Dukungan alutsista udara ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan TNI bersama instansi terkait dalam mengoptimalkan operasi modifikasi cuaca, mendukung pembentukan awan hujan serta membantu mengurai kabut asap di wilayah terdampak karhutla,” ucapnya. (ant/fia/saf/ipg)




