Ibu dan anak asal Bogor, Dini Hardiyanti (30) dan Arshaka Ghafa El Faezya alias Gafa (4) tewas dibunuh Dwi Bagus, suami siri korban di Madiun, Jawa Tengah. Pihak keluarga berharap pelaku dihukum seberat-beratnya.
"Nyawa harus dibayar lagi nyawa, apalagi itu kan dua (korbannya). Iya (hukum seberat-beratnya), kalau nggak hukum mati saja sekalian, atau dimutilasi saja sekalian," kata kakak kandung Dini, Rika (42) ditemui di rumahnya di Puncak, Bogor, Senin (26/10/2026).
Rika menceritakan, Dini dan Dwi Bagus menikah secara siri sekitar setahun lalu dan tinggal di Madiun, Jawa Tengah. Saat menikah, Dini berstatus janda satu anak dari pernikahannya dengan suami pertamanya.
"Kurang lebih setahun. Menikahnya di Kalimantan, nggak di sini," kata Rika.
Rika menambahkan, kabar duka meninggalnya Dini dan anaknya diketahui dari sang adik bernama Mia. Rika menyebut, Mia adik bungsunya terus mencari keberadaan Dini hingga membuat laporan polisi.
"Jadi dikasih tahu ada pelakunya ditangkap saja," kata Rika.
Diberitakan sebelumnya, pelaku pembunuhan Dini Hardiyanti (30) dan anaknya, Arshaka Ghafa El Faezya (4), di Madiun, Dwi Bagus, sempat ikut melaporkan kedua korban hilang ke polisi. Pelaku, yang merupakan suami siri korban, datang bersama keluarga korban untuk membuat laporan kehilangan.
Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim AKBP Arbaridi Jumhur mengatakan laporan kehilangan tersebut membuat kedua korban sempat dipercaya hilang selama sekitar satu bulan.
Namun Polda Jatim yang melakukan penyelidikan menemukan sejumlah kejanggalan hingga kasus tersebut terungkap sebagai pembunuhan.
"Jadi pelaku dan keluarga korban yang ada di Bogor datang ke Madiun melapor ya mengantar ke Polres Madiun Kota melapor kehilangan. Jadi selama satu bulan ya itu memang tadinya dipercayai bahwa hilang," kata Jumhur di Mapolda Jatim, dilansir detikJatim, Senin (26/10/2026).
(sol/idn)





