Kesal Tak Diberi Salep, Oknum Kades di Bangkalan Diduga Pukul Perawat Puskesmas

rctiplus.com
18 jam lalu
Cover Berita
Kesal Tak Diberi Salep, Oknum Kades di Bangkalan Diduga Pukul Perawat PuskesmasNasional | inews | Senin, 26 Oktober 2026 - 21:28

BANGKALAN, iNews.id - Seorang perawat Puskesmas Kwanyar, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, bernama Miftahul Khoir, melaporkan dugaan penganiayaan yang dilakukan seorang kepala desa berinisial SU. Insiden tersebut diduga dipicu kemarahan pelaku karena tidak mendapatkan salep yang diinginkannya saat berobat.

Peristiwa itu terekam kamera CCTV di Puskesmas Kwanyar. Dalam rekaman, SU terlihat emosi dan marah-marah sebelum diduga melakukan pemukulan terhadap Miftahul Khoir.

Miftahul menuturkan, kejadian bermula ketika SU datang ke puskesmas untuk mendapatkan perawatan luka yang berkaitan dengan penyakit diabetes yang dideritanya. Setelah menjalani pemeriksaan dan perawatan, SU menerima obat-obatan dari petugas medis.

Namun, saat memeriksa obat yang diterimanya, SU diduga marah karena tidak menemukan salep yang biasa digunakannya. Padahal, menurut Miftahul, persediaan salep tersebut sedang kosong.

Baca Juga:Fasilitas Mewah Ditemukan di Lapas Cibinong, Imipas Targetkan Pemeriksaan Segera Rampung

SU kemudian menuding petugas puskesmas tidak memberikan pelayanan yang baik. Meski petugas medis lain berusaha menenangkan dan meminta maaf apabila terdapat kesalahan, situasi tetap memanas hingga berujung dugaan pemukulan.

Miftahul mengaku, SU sempat menarik kerah bajunya sebelum memukul bagian dada kiri. Ia kemudian mundur dan rekan-rekannya berusaha melerai pertikaian tersebut.

"Terus diginiin, mungkin secara tidak sadar beliau ya. Terus ngantem kena dada kiri. Terus saya mundur, dilerai sama teman," tutur Miftahul.

Menurut Miftahul, cekcok masih berlanjut hingga ke lorong unit gawat darurat (UGD). Setelah berkoordinasi dengan sejumlah pihak, ia kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polres Bangkalan dengan didampingi kuasa hukumnya.

Sebelum membuat laporan, Miftahul menjalani pemeriksaan medis di rumah sakit untuk keperluan visum. Laporan tersebut kini menjadi dasar bagi pihak kepolisian untuk menindaklanjuti dugaan penganiayaan tersebut.

#jatim

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kronologi ABG Suporter Bola Tewas Dibacok, Celurit Dibuang ke Selokan
• 16 jam laludetik.com
thumb
Panglima TNI dan Kapolri Diangkat Jadi Warga Kehormatan Korpasgat, Lima Pejabat Terima Baret Jingga
• 17 jam lalupantau.com
thumb
Michael Carrick Masih Lolos dari Pemecatan Setelah Melalui Pembicaraan Krisis Awal
• 6 jam laluharianfajar
thumb
Menkomdigi: 45 Persen Anak di Indonesia Pernah Alami Cyberbullying
• 21 jam lalukumparan.com
thumb
Kebiasaan Sehari-hari yang Dapat Membahayakan Ginjal
• 5 jam laluerabaru.net
Berhasil disimpan.